Image default
Menanti Perubahan sesuai jargon

Anggota Komisi III, Soroti Pekerjaan Tak Kunjung Selesai

Lambatnya pengerjaan proyek akan dimintai klarifikasi keseriusan penyelesaian pekerjaan, lalu akan diberikan sangsi kepada pihak rekanan, bila tak sanggup meneruskan.  Selain sangsi juga akan dikenai denda keterlambatan, terlebih lagi akan diblack list, karena gagal selesaikan proyek atau terkena wanprestasi

 

Reporter Arto
Pada program jurnalisme warga tayang sendiri

Gresik – Komsatun Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Gresik, soroti pekerjaan infrastruktur dan TPT di sepanjang jalan Poros desa Dapet menuju Jombang Delik kecamatan Balongpanggang kabupaten Gresik, terbilang lambat dan mutu kurang bagus,  Minggu (2/1/2022).

 

Kecewa melihat kondisi kualitas pekerjaan

Menurut Komsatun anggota DPRD Gresik saat  sidak di lapangan mengatakan, pihaknya  kecewa setelah melihat kondisi kualitas pekerjaan di sepanjang jalan poros desa Dapet- Jombangdelik, dinilai kurang baik dan lambat.

 

Banyak material berserakan, tak dibersihkan usai pengerjaan

Selain pekerjaan belum tuntas, banyak material berserakan di jalan dan tak kunjung dibersihkan usai pengerjaan.

 

Mengganggu aktivitas warga

Kemudian tumpukkan pasir, juga sangat menggangu aktifitas warga yang melintasi jalan tersebut, juga aktifitas perekonomian warga jadi terhambat.

 

Ambrol

Diketahui pekerjaan Tembok penahan tanah (TPT) belom di uruk sampingnya, terkesan asal selesai.

Sedagkan di angka kontrak pekerjaan sangat fantastik senilai yang tercatat dipapan nama sekitar 545.148.269 sekian, sebagai pemenang tender CV Beestetika.

Disisi lain juga ditemukan ada bagian pengerjaan paving sudah ambrol, tepatnya pengunci kanan kirimya paving.

 

Paving 2 warna: baru atau bekas?

Disaksikan para awak media, Komsatun juga memperlihatkan paving ada dua warna, namun dia tak mau berspekulasi apakah baru apa bekas yang terpasang.

Yang jelas perbedaan warna cerah dan memudar agak gelap dan fisiknya pun beda. Sehingga menjadikan pasangan paving sangat jelas berbeda ketika kondisi terpasang.

 

Tidak mendapatkan respon pihak penyedia rekanan

Dimana angka kontrak tertulis 765.495.736 sekian, sebagai pemenang tender CV. Citra Mandiri

Anggota dewan Dapil Balongpanggang Benjeng dua periode ini menyesalkan, saat dihubungi melalui sambungan ponsel pribadinya,  tidak mendapatkan respon pihak penyedia rekanan.

Padahal, sebelumnya bahkan pernah saya ingatkan, namun kenyataannya tetap lelet pekerjaannya tak sesuai harapan.

 

Kadis PUTR menindaklanjuti lambatnya pengerjaan

Bahkan Komsatun mengakui sudah konfirmasi langsung ke Kadis PUTR DR ACHMAD HADI SP MTi, akan ditindak lanjuti terkait lambatnya pengerjaan proyek tersebut.

Juga akan dimintai klarifikasi keseriusan penyelesaian pekerjaan, lalu akan diberikan sangsi kepada pihak rekanan, bila tak sanggup meneruskan.

Selain sangsi juga akan dikenai denda keterlambatan, terlebih lagi akan diblack list, karena gagal selesaikan proyek atau terkena wanprestasi, kata Komsatun menirukan dalam pembicaraan sambungan dari ponselnya dengan Kadis PUTR Ahmad Hadi dihadapan para awak media.

 

Mengagendakan memanggil dan klarifikasi

Sebagai bahan evaluasi kedepan, pihaknya komisi III akan mengagendakan memanggil dan memintai klarifikasi, dengan dinas PUTR beserta pihak rekanan.

 

Tahu kendala dan persoalan

Hal ini, menurutnya sangat penting sekali, supaya kita tahu kendala dan persoalan apa saja yang menjadikan proyel pengerjaan tersebut jadi lambat.

 

Akibat menggunakan rekanan luar Gresik

Dirinya juga akan menyampaikan ke komisi III,  akibat mengunakan penyedia rekanan luar Gresik, iya begini ini, sehingga ada apa apa kita sulit menghubunginya.

Apalagi anggaran yang digunakan di tahun 2021, hingga saat ini masuk tahun 2022,  masih ditemukan beberapa pekerjaan belom dirampungkan, ini kan kurang cantik.

Kedepan akan kita maksimalkan dan prioritaskan kearipan lokal, dengan memanfaatkan rekanan lokal Gresik. Setelah itu  baru luar Gresik, namun tetap memenuhi standard ULP,

 

Kenapa harus orang.luar ?

“Padahal lokal Gresik sendiri banyak, kenapa harus orang.luar yang mengerjakan, segi kualitas juga baik”, cetusnya.

Sebagai koreksi, sebelum pekerjaan dimulai semua papan nama harus tertera disitu lengkap, mulai volume pekerjaan, nilai.kontrak, masa pekerjaan awal hingga selesai harus jelas.

“Dengan begitu masyarakat sebagai kontrol sosial dengan mudah mengawasi, ini pekerjaan siapa dan dari desa apa dari kabupaten, kan jelas”, ungkapnya.

 

Berakhir di bulan  Desember 2021

Senada disampaikan Kepala dinas Pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) Gresik Ahmad Hadi mengatakan, untuk pekerjaan di ruas jalan dapet – jombang delik tersebut,  memang kontraknya berakhir di bulan  Desember 2021.

Maka tidak salah jika bulan desember masih ada pekerjaan di lapangan.

Lalu untuk kualitas dan hasil pekerjaan, sudah dinilai oleh tim teknis antara kondisi lapangan dan RAB dan gambar yg ditetapkan.

“Pasalnya, jika ada kerusakan atau kondisi yg belum sempurna, maka akan kami perintahkan kepada  kontraktor untuk perbaikan/penyempurnaan”, tegasnya.

 

Tanggungjawab kontraktor selama 6 bulan

itu dikarenakan masih dalam masa pemeliharaan yg menjadi tanggungjawab kontraktor selama 6 bulan.

“Jika kontraktor tidak bisa melaksanakan perbaikan, maka  akan digunakan jaminan pemeliharaan untuk perbaikannya. Dan selanjutnya diberikan raport/penilaian tidak baik kepada kontraktor yang bersangkutan”, tutup Kadis PUTR Ahmad Hadi.

 

Untuk link aplikasi Kontroversi bisa klik link berikut ini https://bit.ly/2UXs6Cf

 

Konten ini bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu

 

Jika berhasil tidak dipuji,
Jika gagal dicaci maki.
Jika hilang tak akan dicari,
Jika mati tak ada yang mengakui

 

Ingin Berkontribusi?

Masuk menggunakan akun microsite anda, apabila belum terdaftar silakan klik tombol di bawah.

Independensi adalah Ruh Kontroversi. Sejak berdiri pada 4 November 2002, kami menjunjung tinggi jurnalisme yang tidak berpihak pada kepentingan politik mana pun. Dalam setiap pemberitaan, redaksi Kontroversi selalu berikhtiar mencari kebenaran meski di tempat-tempat yang tak disukai.

Karena itu, kami konsisten memilih pendekatan jurnalisme investigasi. Hanya dengan metode penyelidikan yang gigih dan sistematis, kami berharap bisa melayani publik dengan informasi yang benar mengenai skandal maupun pelanggaran terstruktur yang merugikan khalayak ramai.

Tentu kami tak akan bisa menjalani misi ini tanpa Anda. Dukungan Anda sebagai pelanggan Kontroversi akan membuat kami lebih independen dan lebih mampu membiayai berbagai liputan investigasi mengenai berbagai topik yang relevan untuk Anda.

Kami yakin, dengan bekal informasi yang berkualitas mengenai isu-isu penting di sekitar kita, Anda bisa mengambil keputusan dengan lebih baik, untuk pribadi, lingkungan maupun bisnis Anda.

Kampus Bitcoin (bisa diklik)

 

Masuk menggunakan akun microsite anda, apabila belum terdaftar silakan klik tombol di bawah.

Independensi adalah Ruh Kontroversi. Sejak berdiri pada 4 November 2002, kami menjunjung tinggi jurnalisme yang tidak berpihak pada kepentingan politik mana pun. Dalam setiap pemberitaan, redaksi Kontroversi selalu berikhtiar mencari kebenaran meski di tempat-tempat yang tak disukai.

Karena itu, kami konsisten memilih pendekatan jurnalisme investigasi. Hanya dengan metode penyelidikan yang gigih dan sistematis, kami berharap bisa melayani publik dengan informasi yang benar mengenai skandal maupun pelanggaran terstruktur yang merugikan khalayak ramai.

Tentu kami tak akan bisa menjalani misi ini tanpa Anda. Dukungan Anda sebagai pelanggan Kontroversi akan membuat kami lebih independen dan lebih mampu membiayai berbagai liputan investigasi mengenai berbagai topik yang relevan untuk Anda.

Kami yakin, dengan bekal informasi yang berkualitas mengenai isu-isu penting di sekitar kita, Anda bisa mengambil keputusan dengan lebih baik, untuk pribadi, lingkungan maupun bisnis Anda.

 

Ruang ASN
Baca juga :

Baca juga :

Konten ini bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu

 

Jika berhasil tidak dipuji,
Jika gagal dicaci maki.
Jika hilang tak akan dicari,
Jika mati tak ada yang mengakui

 

Baca juga (bisa di-klik) :

Seluruh gambar dibawah ini bisa diklik untuk mendapatkan peluang dan  manfaat

SILAHKAN KLIK GAMBAR-GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI/MANFAAT LAINNYA



Ganti lewat pengaturan, kecamatan, cek data dasar Jumlah KK & Anggota Keluarga di Desa Anda. Sudahkah sesuai jumlahnya atau desa anda ada/tidak ada dalam daftar Kementerian Dalam Negeri, Dirjen bina pemerintahan desa ?

Baca juga:

Bursa kerja :

Unduh Pedoman Pembelajaran pada Semester Genap TA 2020/2021 di sini.

Unduh FAQ Panduan Pembelajaran Semester Genap 2020-2021 di sini.

Unduh Salinan SKB PTM di sini.

MODUL PEMBELAJARAN SMA TAHUN 2020/2021

Kemdikbud melalui Direktorat SMA telah menyusun Modul Pembelajaran SMA tahun 2020 semua mata pelajaran untuk siswa SMA Kelas X, XI dan XII yang dapat digunakan sebagai salah satu bahan belajar dari rumah. Silakan Anda unduh pada link di bawah ini:
Modul Pembelajaran SMA Lengkap
PPKN Unduh disini
Bhs Indonesia Unduh disini
Matematika Unduh disini
Sejarah Indonesia Unduh disini
Bhs Inggris Unduh disini
Seni Budaya Unduh disini
Penjasorkes Unduh disini
PKWU Unduh disini
Biologi Unduh disini
Fisika Unduh disini
Kimia Unduh disini
Sejarah Peminatan Unduh disini
Sosiologi Unduh disini
Geografi Unduh disini
Ekonomi Unduh disini

Pelayanan dan penjelasan informasi pelaksanaan Seleksi CPNS 2021 melalui:

a. Menu Helpdesk pada https://sscasn.bkn.go.id;
b. Panitia seleksi pada :
– https://cpns.kemenkumham.go.id
– https://rekrutmen.kejaksaan.go.id
– https://ropeg.menlhk.go.id
– https://cpns.pertanian.go.id
– https://cpns.kemendikbud.go.id
– Sub Direktorat Liaison Direktorat Kerja Sama Internasional, dan Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri.

Situs Terkait




Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19

Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19
Kontroversi.or.id – Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan R.I memberikan paparan terkait “Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19”.Pedoman ini terdiri dari :• BAB 1 PENDAHULUAN
• BAB 2 EPIDEMIOLOGI CORONA VIRUS (COVID-19)
• BAB 3 PERSIAPAN PELAKSANAAN PELAYANAN
IMUNISASI COVID-19
• BAB 4 PELAKSANAAN PELAYANAN IMUNISASI COVID19
• BAB 5 SURVEILANS KIPI
• BAB 6 MONITORING DAN EVALUASI

Kegiatan Operasional Vaksinasi Covid-19

  •  Survei : Readiness dan Acceptence Study (sedang berlangsung)
  •  Persiapan dan Koordinasi
  •  Penetapan Permenkes Vaksinasi Covid-19
  •  Penyusunan Pedoman teknis
  •  Advokasi Sosialisasi Mobilisasi
  •  Peningkatan Kapasitas SDM, Sarana (logistic)
  •  Peningkatan Jejaring Pelayanan
  •  Sistim Informasi Manajemen
  •  Penyusunan Mikroplanning
  •  PelaksanaanVaksinasi
  •  Supervisi, Bimbingan teknis, monitoring
  •  Evaluasi Rapid ConvinienceAssesment/Survey cakupan, Post introduction Evaluation, Review Pelaksanaan

Pelaksanaan pemberian vaksinasi

1. Dosis administrasi : diberikan 2 (dua) dosis/orang dengan jarak minimal 14 hari, sehingga dapat membentuk kekebalan

2. Pemberi layanan imunisasi COVID-19 adalah dokter, perawat dan bidan di fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah, swasta maupun akademi/institusi Pendidikan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), TNI dan Polri dalam jejaring Public Private Mix (PPM)

3. Teknis dan tempat pelaksanaan pemberian imunisasi, berdasarkan kajian ITAGI:

a. Kelompok usia produktif berusia 18 – 59 tahun, dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah baik puskesmas, posbindu maupun RSUD/RSUP, kerjasama dengan klinik, klinik kantor/perusahaan, rumah sakit swasta, bidan praktek swasta dan lain – lain, termasuk pos – pos pelayanan imunisasi di tempat – tempat strategis

b. Kelompok penduduk dengan kormorbid berusia 18 – 59 tahun yang masih aktif/produktif sebaiknya dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah (puskesmas dan Rumah Sakit), klinik dan rumah sakit swasta.

Teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19

Memerlukan waktu 15 menit/orang

  1. Pendaftaran
  2. Pengukuran (tekanan darah, rapid test kolestrol, gula darah, dll)
  3. Edukasi tentang Imunisasi COVID-19
  4. Anamnesa (siapkan list daftar pertanyaan)
  5. Penyuntikan
  6. Informasi jadwal imunisasi selanjutnya

Catatan :

  • Pelayanan posbindu 5 jam/hari
  • Waktu pelayanan 15 menit
  • 15 menit x 20 orang sehingga diperlukan 300 menit atau 5 jam.

Teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19

PELAYANAN IMUNISASI COVID-19 DI POS IMUNISASI (Posyandu, Posbindu, Sekolah dan Pos pos yang ditentukan)

  1. Ruang/tenda/tempat yang cukup besar, sirkulasi udara yang baik. Bila ada kipas angin, letakkan di belakang petugas kesehatan agar arah aliran udara kipas angin mengalir dari tenaga kesehatan ke sasaran imunisasi;
  2. Bersihkan ruang/tempat pelayanan imunisasi sebelum dan sesudah pelayanan dengan cairan disinfektan;
  3. Fasilitas mencuci tangan pakaisabun dan air mengalir atau hand sanitizer;
  4. Atur meja pelayanan antar petugas agar menjaga jarak aman 1 – 2 meter.
  5. Ruang/tempat pelayanan imunisasi hanya untuk melayani orang sehat;
  6. Jika memungkinkan sediakan jalan masuk dan keluar yang terpisah. Sasaran dan pengantar keluar dan masuk bergantian;
  7. Tempat/ruang tunggu sebelum dan sesudah imunisasi terpisah. Tempat duduk dengan jarak aman antar tempat duduk 1 – 2 meter. Sesudah imunisasi sasaran menunggu selama 30 menit.
” alt=”” />

Contoh Pengaturan Ruang/ Tempat Pelayanan Imunisasi

Dalam pedomen teknis ini dipaparkan pula TIMELINE PENGADAAN, DISTRIBUSI DAN PELAYANAN IMUNISASI COVID-19, serta hasil survei yang dilakukan Kemenkes.

  1. Diperlukan pelaksanaan survei persepsi masyarakat untuk vaksin COVID-19 (mempertimbangkan vaccine hesistancy di Indonesia)
  2. Country readiness assesment dalam rangka menilai kesiapan pelaksanaan pemberian imunisasi COVID-19 yang ditinjau dari berbagai aspek mulai dari tahap mikroplanning, pelaksanaan dan
    monev
  3. Pembentukan kelompok kerja tingkat nasional, provinsi/kab/kota dalam rangka koordinasi, harmonisasi pelaksanaan imunisasi COVID-19
  4. Pelaksanaan Cost Effectivess Analysis (CEA) imunisasi COVID-19, apabila imunisasi COVID-19 akan masuk sebagai Program Imunisasi Nasional
  5. Antispasi Komunikasi Risiko pelaksanaan baik isu halal-haram, kelompok antivaksin
  6. Penguatan SDM melalui pelatihan dengan BPSDM dan Sistim Informasi kolaborasi dengan Pusdatin

Kesimpulan

  •  Grand Design Operasional Imunisasi disusun berdasarkan ketersediaan vaksin yang faktanya sampai saat ini cukup dinamis.
  •  Logistik coldchain diperkirakan memadai melihat ketersediaan vaksin yang bertahap, demikian pula jumlah dan rasioVaksinator
  •  Pelaksanaan tetap mempertimbangkan pelaksanaan imunisasi rutin yang saat ini cakupannya masih rendah.
  •  Penetapan Permenkes tentang PelaksanaanVaksinasi COVID-19, jabaran teknis dari Perpres.
  •  Perlu beberapa skema : imunisasi sebagai program, imunisasi pilihan skema sektor swasta, maupun sebagai bagian dari asuransi kesehatan
  •  Pencanangan imunisasi COVID-19 oleh Kepala Negara dalam rangka
  • mobilisasi komitmen pemerintah daerah



  • Banner Hoax

 

Boleh share dan copy paste

Jika kau sudah membaca tulisan ini kau sudah mendapatkan pahalanya,
namun bila kau menyebarkannya dan orang lain mendapatkan manfaat juga maka akan dilipat gandakan pahalamu Insya Allah.

Redaksi mengundang daftar login menulis sendiri dalam program jurnalisme warga kontroversi.or.id pojok kanan atas untuk mendapatkan akses tayang sendiri

 

Untuk link aplikasi Kontroversi bisa klik link berikut ini https://bit.ly/2UXs6Cf sembari menunggu persetujuan google play store untuk aplikasi android


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Rujukan Wirausaha Untuk Menjadi Milyader

admin

Camat Driyorejo”RAPBDes disusun berdasarkan RAB”, Terapkan Konsep Desa Membangun

admin

ORGANISASI JUGA MEMERLUKAN KEDEWASAAN

admin

Leave a Comment