Image default
  • Home
  • Ekonomi
  • Jelang ramadhan, harga telur ayam buras naik ugal ugalan
Ekonomi

Jelang ramadhan, harga telur ayam buras naik ugal ugalan

Lamongan, Jelang bulan suci ramadhan beberapa kebutuhan dapur terus alami kenaikan harga, hal ini juga terjadi pada telur jenis ayam buras.(15/3/2023).
Menurut Nur(penjual telur di pasar tradisional Sukodadi)menuturkan mengenai naiknya harga telur jenis ayam buras yang mulai terjadi kurang lebih satu minggu.
“Naiknya harga telur jenis ayam buras, terjadi kurang lebih satu minggu yang lalu”,tuturnya.
Beliau juga mengatakan terkait naiknya harga telur yang bisa di katakan sudah fantastis yang mebuat para pedagang merasa kebingungan dalam menentukan harga jual.
“Kami selaku pedagang kecil merasa bingung dalam menentukan harga jual di pasar lantaran harga beli di tingkat grosir terus alami perubahan”,
“Dari harga beli di tingkat grosir atau peternak 22.200/kg naik menjadi 23.500/kg dan terus alami kenaikan menjadi 24.500/kg dan terus naik lagi menjadi 25.500/kg, hingga saat ini menjadi 26.500/kg”,
“Untuk saat ini harga jual telur jenis ayam buras di tingkat pengecer 28.500/kg”,tambahnya.
Pedagang telur yang akrab di panggil Mbak Nur menyampaikan akan kehawatirannya pada saat H-5 jelang ramadhan.
“Kehawatiran kami selaku pedagang kecil naiknya harga telur ini tidak terkendali, sekarang saja harga beli sudah tembus 26.500/kg ditingkat grosir atau peternak bagaimana saat mendekati bulan ramadhan(H-5)”,
“Kalau seperti ini terus terjadi kita selaku pedagang kecil, jangankan untung kembali modal saja bisa bersyukur”,pungkasnya.
Sementara itu menurut murni(salah satu pembeli telur)juga membenarkan berkenaan naiknya harga telur tersebut.
“Mundak terus mas(naik terus) bisa di katakan melejit parek poso(dekat dengan bulan puasa)”,
“Semua kebutuhan dapur bisa di katakan naik tidak hanya telur”,ucapnya.
Beliau juga menyampaikan harapannya agar pemerintah dan dinas terkait segera melakukan tindakan khususnya pada harga telur jenis ayam buras.
“Kami selaku orang kecil hanya bisa berharap kepada pemerintah khususnya dinas terkait agar melakukan upaya bila perlu turun ke bawah”,
“Hingga saat ini terkait sebab kenaikan yang pasti kami selaku warga masyarakat kecil hanya bisa menerka nerka”,pungkasnya.

Guna memastikan naiknya harga telur jenis ayam buras, wartawan kontroversi.or.id mencoba membeli di beberapa agen telur atau peternak.Harga telur di tingkat grosir atau peternak sudah tembus di angka 26.500/kg(14/3/2023).
Sementara itu dari pantauan harga telur di tingkat pengecer(15/3/2023) di pasar tradisional sukodadi 28.500/kg, di pasar tradisional moropelang 28.500/kg, di pasar tradisional babad 28.000/kg, di pasar tradisional Sugio 29.000/kg, di pasar tradisional sidoharjo 29.000/kg, di pasar tradisional karanggeneg 29.000/kg dan di pasar tradisional sungelebak 28.500/kg.


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Airlangga forum mengundang Bupati Lamongan sebagai narasumber

admin

Tabungan Emas Pegadaian, Investasi Murah Melawan Inflasi

Penulis Kontroversi

Gugatan Bumigas Dinilai Hambat Investasi Proyek Pemerintah

Penulis Kontroversi

Leave a Comment