Image default
Redaksi Kontroversi

Disclaimer Kontroversi

DISCLAIMER

  1. Seluruh layanan yang diberikan di situs Kontroversi.or.id mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Kontroversi.or.id. Seluruh layanan tersebut ditujukan untuk kebutuhan pribadi Anda dan bukan untuk digunakan kembali secara komersial.
  2. Seluruh informasi dan data yang disediakan dalam Klinik Konsultasi Kontroversi adalah bersifat umum dan disediakan untuk tujuan pendidikan saja. Dengan demikian tidak dapat dianggap maupun ditafsirkan sebagai suatu nasihat hukum dan tidak dapat pula dijadikan bukti dalam suatu proses peradilan, baik di pengadilan, lembaga arbitrase manapun, maupun luar pengadilan, termasuk namun tidak terbatas pada proses peradilan hubungan industrial.
  3. Seluruh konten yang ada di dalam situs termasuk teks, video, foto, audio, ilustrasi, infografik dan lainnya dilindungi oleh undang-undang hak cipta yang dimiliki Kontroversi, dan atau pihak ketiga penyedia isi di situs ini.
  4. Dengan mengirimkan pertanyaan / mengirimkan berita Anda, Anda sadar bahwa hubungan klien penasihat hukum tidak terjadi, dan setuju untuk tidak bergantung pada informasi yang disediakan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan penasihat hukum Anda.
  5. Pada dasarnya Klinik Konsultasi Hukum Kontroversi tidak menyediakan informasi yang bersifat rahasia dan hubungan klien – penasihat hukum tidak terjadi. Untuk suatu nasihat hukum yang dapat diterapkan pada kasus yang Anda hadapi, Anda dapat menghubungi seorang penasihat hukum yang kompeten.
  6. Klinik Hukum Konsultasi Hukum Kontroversi tidak dapat digugat maupun dituntut atas segala pernyataan, kekeliruan, ketidaktepatan atau kekurangan dalam setiap konten yang disampaikan dalam Klinik Konsultasi Hukum Kontroversi.
  7. Klinik Konsultasi Hukum Kontroversi berhak sepenuhnya mengubah judul dan/atau isi pertanyaan tanpa mengubah substansi dari hal-hal yang ditanyakan.
  8. Kontroversi.or.id berhak memuat, atau tidak memuat, melakukan penyuntingan atau menghapus data atau informasi dari pembaca.
  9. Artikel jawaban tertentu Klinik Hukum Kontroversi mungkin sudah tidak sesuai / tidak relevan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini. Disarankan untuk mengecek kembali dasar hukum yang digunakan dalam artikel jawaban Klinik Hukumonline untuk memastikan peraturan perundang-undangan yang digunakan masih berlaku.
  10. Kontroversi.or.id tak bertanggungjawab atas kegagalan penyampaian data atau informasi dari pembaca melalui berbagai saluran komunikasi, baik email, SMS, atau jalur komunikasi online lainnya akibat kesalahan teknis yang tak diharapkan.
  11. Segala bentuk data atau informasi yang disiarkan oleh Kontroversi.or.id adalah sebagai rujukan dan tidak diharapkan untuk tujuan komersial lain semisal perdagangan saham, transaksi bisnis, keuangan, dan transaksi lainnya.
  12. Data dan informasi yang disajikan oleh Kontroversi.or.id atau mitra penyedia isi, diupayakan memenuhi akurasi yang secermat mungkin. Meski begitu, Kontroversi.or.id tidak bertanggungjawab atas kesalahan atau keterlambatan memperbarui data, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan penggunaan data dan atau informasi yang disajikan di situs ini.
  13. Segala isi yang diunggah oleh pengguna (user generated content) seluruhnya menjadi tanggungjawab pengguna. Kontroversi.or.id berhak menyunting, atau menghilangkan segala isi unggahan pengguna yang melanggar aturan hukum, dan atau sebagaimana diatur oleh Pedoman Media Siber.

There is no ads to display, Please add some

Related posts

Pernyataan Penyangkalan / Disclaimer

admin

Redaksi Kontroversi

admin

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 1999 TENTANG P E R S

Penulis Kontroversi

Leave a Comment