Image default
  • Home
  • Ekonomi
  • Risma: CSR Beasiswa Pendidikan Bantu Pelajar Surabaya Cari Pekerjaan
Ekonomi Peristiwa Politik & Pemerintahan

Risma: CSR Beasiswa Pendidikan Bantu Pelajar Surabaya Cari Pekerjaan

Pemkot Surabaya baru-baru ini menerima bantuan dana program CSR dari Wardah yang bernaung di bawah PT. Paragon Technology Innovation sebesar Rp. 200 juta untuk dunia pendidikan

Kontroversi CSR: Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menyatakan adanya program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan berupa beasiswa tidak hanya membantu pelajar mengenyam pendidikan hingga lulus sekolah, namun bisa mengantarkan mereka menuju babak baru dalam dunia kerja.

Tri Rismaharini mengatakan kolaborasi antara Pemkot Surabaya dengan perusahaan terkait CSR beasiswa pendidikan ini bisa terus dibangun.

“Beasiswa pendidikan itu cukup membantu para pelajar khususnya dari keluarga tidak mampu”, kata Risma di Surabaya. Sabtu (3/11/2018)

Risma mengatakan Pemkot Surabaya baru-baru ini menerima bantuan dana program CSR dari Wardah yang bernaung di bawah PT. Paragon Technology Innovation.

Bantuan tersebut ditujukan untuk dunia pendidikan sebesar Rp200 juta. Secara simbolis bantuan itu diterima langsung oleh Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya di Atrium Tunjungan Plaza Surabaya, Jumat (2/11/2018).

Risma mengatakan wardah telah banyak membantu pemerintah kota dalam bidang kreatif pendidikan. Ia mencontohkan, seperti pada saat tes beasiswa pramugari, wardah telah membantu menyiapkan penampilan para calon penerima beasiswa tersebut.

“Alhamdulillah mestinya hanya 10 kuota yang diterima. Tapi karena anak-anak cukup cakap dan terampil, jadi akhirnya 16 anak yang akan memperoleh beasiswa pendidikan pramugari”, katanya.

Menurut dia, dana bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk para pelajar SMK yang telah lulus sekolah, namun masih belum bekerja. Sehingga diharapkan anak-anak tersebut, ke depannya bisa lebih menggembangkan bakatnya khususnya dalam bidang kreatif kecantikan.

“Kalau dia bisa kita kembangkan, dia bisa buka usaha sendiri. Karena itu, setelah sekolah lulus dia bisa mandiri. Nanti uang (bantuan) akan kita gunakan untuk itu”, Tutup Risma. (As)


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Sosialisasi pengembangan usaha dan pemasaran online bagi Koperasi

Penulis Kontroversi

Kisah Bu Punah pedagang keliling asal Desa Tanah Landean

admin

KPK Lanjutkan Pemeriksaan Lima Orang Mantan Anggota DPRD Kota Malang

Penulis Kontroversi

Leave a Comment