Image default
Politik & Pemerintahan

PROYEK PIPA YANG DIPOTONG-POTONG, PENGHAMBAT SALURAN IRIGASI PERTANIAN WARGA.

Pipa raksasa yang kurang lebih sekitar 3 tahun tidak terpakai tergeletak di Got atau Drainase disalah satu desa yang ada di kabupaten Gresik 

GRESIK. Fungsi saluran irigasi tereduksi lantaran terjadi pendangkalan akibat tingginya sedimentasi. Sehingga, saluran irigasi tidak optimal untuk mengairi pertanian warga setempat. 

Pipa raksasa yang kurang lebih sekitar 3 tahun tidak terpakai tergeletak di Got atau Drainase disalah satu desa yang ada di kabupaten Gresik tersebut, menjadi salah satu penghambat saluran irigasi untuk pertanian. Karena keberadaan pipa telah alih fungsi dan mengganggu kelancaran saluran air dan berpotensi banjir disaat curah hujan tinggi , karena rongga drainase akan berpotensi menyempit , apalagi disaat ada sampah yang ikut aliran sungai dan tersangkut disela-sela pipa .

keberadaan pipa yang tergeletak tersebut dikeluhkan lantaran tidak ada fungsinya dan seakan ada pembiaran karena sudah lama tidak ada tindaklanjut 

Menurut warga setempat , keberadaan pipa yang tergeletak tersebut dikeluhkan lantaran tidak ada fungsinya dan seakan ada pembiaran karena sudah lama tidak ada tindaklanjut . “Sudah lama pak dan aparat desa juga sudah tau , entah itu fungsinya apa sudah lama pokoknya”. ( Tutur warga setempat.(02/02/2021)

“Karena ada pemasangan barang untuk penampang yang digunakan untuk saluran air (U Ditch/barang yang terbuat dari cor) , maka pipa dilakukan beberapa kali pemotongan dan tidak ditaruh dengan benar , dibiarkan saja , jadi tambah menghambat aliran air” .Masih imbuh warga setempat yang ditemui.(01/02/2021)

Terpisah seorang warga tani juga angkat bicara, ” setahu saya perencanaannya dulu adalah untuk mengairi pertanian sebelah baratnya desa namun bagaimana bisa itu berjalan logika saja air dari timur diarahkan ke barat untuk pengairan pertanian tapi lebih tinggi yang bagian barat jelas air kembali lagi ke timur dan akhirnya tujuan mengairi tanah pertanian tidak terjadi, memang pipa tersebut lama tidak berfungsi dan tidak dirapikan, itu kan bantuan dari pemerintah pak kalau tidak berfungsi bantuan tersebut apakah tidak merupakan kerugian daerah/negara yang memberikan bantuan, berarti pengajuannya tanpa perencanaan yang matang atau asal-asalan. Kalau kerugian negara/daerah apakah tidak merupakan bentuk tindakan korupsi ” .tutur warga yang tidak mau disebut namanya. (01/02/2021)

“Pipa untuk pengairan ke sawah dari wadok mas,bantuanya kurang faham mas dapatnya 2013. Aparat desa saat dikonfirmasi lewat WA .Dan menyuruh untuk mengkonfirmasi ke Kepala Desa”.( 01/02/2021).

Dihubungi lewat Telepon dan WA untuk mengkonfirmasi tentang Pipa tersebut , Kepala Desa tidak mengangkat dan tidak membalas , cuma di baca padahal Online, dan disaat ditemui dirumah juga tidak ada .(04/02/2021).

Proyek pengajuan pada masa mantan Kepala desa yang lalu dan proyek turun pada masa kepemimpinan sekarang. Untuk pekerjaan dibuatkan kepanitiaan , pipa tersebut akan difungsikan lagi .

Sebenarnya pipa tersebut diperuntukkan di dusun mbelot/ mulyorejo,. Berhubung ada gejolak di seputaran Pemerintahan desa , maka pipa dipindahkan ditempat yang arahnya ke sawah kepala desa .  Masih keterangan warga kepala dusun.(09/02/2021)

Sedangkan bendahara desa disaat dikonfirmasi lewat WA juga kesannya menutupi, dan menjawab “Ngapunten pak bukan kapasitas saya untuk menjawab,  pean ke pak kades atau pak sekdes”.

Setelah beberapa hari dapat dikonfirmasi di rumahnya , Menurut kepala desa , pipa tersebut pengajuan th 1999 dan di Th 2000  turun Dengan dana 70 jt,. Sedangkan menurut warga dan aparat desa , proyek pipa tersebut turun di tahun 2013,.

“Pipa masih berfungsi , karena ada pengerjaan U Ditch,pipa tersebut dipotong biar tidak menggangu, nantinya kalo U ditch sudah selesai pipa tersebut dipasang lagi dan memanggil orang pusat untuk memasangnya, Untuk masalah tempat, proyek sudah tepat dan berjalan dengan lancar untuk mengairi sawah , kebetulan ini saluran irigasi ke lahan pertanian saya”

Sedangkan menurut warga dan aparat desa , proyek pipa tersebut turun di tahun 2013,. Ketidaksinkronan dalam penyampaian data informasi tersebut menjadi tanda tanya besar , ada apa dibalik proyek tersebut ? sehingga warga dan beberapa aparat desa tidak sinkron dalam memberikan informasi.

Saluran irigasi yang fungsinya sebagai salah satu kebutuhan warga untuk pengairan lahan pertanian juga mampet akibat dataran antara pusat penampungan air lebih tinggi daripada saluran irigasi yang menuju ke lahan pertanian dan juga terhalangnya bekas bangunan pembatas pipa .

sesuai info bahwa tujuan pemasangan salah obyek dan atau pengalihan obyek, bantuan tersebut bersumber dari dana APBD/APBN

Bantuan pipa untuk pengairan pertanian warga tidak terpasang, dan sesuai info bahwa tujuan pemasangan salah obyek dan atau pengalihan obyek, bantuan tersebut bersumber dari dana APBD/APBN. yang tidak berfungsi dan atau tidak tepat guna ini adalah KORUPSI gaya baru,  kami akan tindaklanjuti. Tutur LSM Ilham Nusantara.(06/03/2021)

Seperti yang terlihat jelas banyak rimbunan dan semak- semak belukar yang tumbuh subur dan tidak ada pembersihan dan perawatan di drainase tersebut ,. Semoga pihak instansi terkait,memperhatikan guna menormalkan aliran air tersebut.Sabtu(10/04/2021).


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Guru Usia 35 Tahun Masih Berpeluang Jadi PNS

Penulis Kontroversi

Kementerian ESDM Bangun Tiga Pusat Riset Kegeologian

Penulis Kontroversi

KPU Gresik Optimis Target 77,5 Persen Angka Partisipasi Pemilih Tercapai

Penulis Kontroversi

Leave a Comment