Image default
Kontrol sosial

Bangunan TPT Desa Mojopurogede Di Duga Asal Jadi ?

bebas

Digali ataupun nggak digali itu nanti urusan inspektorat bukan urusan jenengan. pean tanya langsung ke kecamatan saja

Kontroversi.or.id – Gresik – Pekerjaan proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Mojopurogede, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik , yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan (BK) di duga syarat dengan penyimpangan anggaran dan juga diduga menyimpang dari juknis.

anggarannya 200juta dari dana Bantuan Keuangan (BK), panjang 117 meter dan tingginya 1,3 meter, dan kedalaman stros/besi 0,5 meter

Menurut keterangan Ali Ahmadi selaku ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) saat di temui awak media di balai desa senin (20/07/2020) mengatakan, “anggarannya 200juta dari dana Bantuan Keuangan (BK), panjang 117 meter dan tingginya 1,3 meter, dan kedalaman stros/besi 0,5 meter”, ujarnya.

Ali menambahkan, “ya, memang untuk lantai dasarnya nggak di gali, yang di gali cuma untuk strosnya itu saja 50cm dan sudah sesuai RAB. Dan itupun kmrin juga sudah di verifikasi sma dinas PU”, ucapnya.

Saat itu Kepala Desa Mojopurogede tidak berada di tempat.

Pada hari Jum’at (24/07/2020) kami mencoba datang kembali ke kantor desa mojopurogede bersama dengan LSM ILHAM NUSANTARA untuk mendengarkan keterangan langsung terkait bangunan TPT dari Kepala Desa, namun beliau nya juga tidak ada di kantor desa. Saat di hubungi oleh Charif ketua umum LSM ILHAM Nusantara melalui pesan WhatsApp hanya di buka saja dan enggan menjawab, charif (dengan menunjukan pesan WhatsApp kepada awak media).

Terpisah, Menurut keterangan Kasmuji Kepala Desa Mojopurogede saat di konfirmasi lewat telepon seluler oleh awak media jumat, (24/07/2020) mengatakan, “saya ke surabaya, Digali ataupun nggak digali itu nanti urusan inspektorat bukan urusan jenengan. Saat di tanya BK dari mana? jawabnya tidak tahu, pean tanya langsung ke kecamatan”.

Charif Anam ketua umum LSM ILHAM NUSANTARA lalu meminta keterangan kepada ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ali Ahmadi tentang pengerjaan pembangunan TPT di dusun Jeraganan yang di duga syarat dengan penyimpangan anggaran dan menyimpang dari juknis tersebut.

Pengakuan dari Ali saat di konfirmasi Charif mengatakan, “panjang 117 M, tinggi 1,3 M, 0,25 M lebar atas, 1,20M lebar bawah. Untuk jumlah stros besi nya sekitar 40 pakai cor kedalam tanah 50cm. Ukuran ketebalan batu di dalam RAB saya lupa pak. Pencairan uang sekitar pertengahan juni setelah 3 hari cair kita langsung kerjakan dan pengerjaan itu selesai sekitar pertengahan juli”.ujar ali.

pembelian material seluruh nya pak kades yang menangani, pak. kami hanya pelaksana di lapangan kalau material habis

“untuk pembelian material seluruh nya pak kades yang menangani, pak. kami hanya pelaksana di lapangan kalau material habis, ya tinggal langsung ngomong sama pak kades nanti akan di kirim material nya. Saya memang ketua pelaksana, semuanya di pak kades”, lanjutnya

Lanjut charif bertanya, dalam struktural TPK kan ada strukturnya, ada bagian-bagian nya kenapa di hendel kades semua, apa semua uang di pegang pak kades, dan apakah penyedia barang adalah pak kades. jawaban ketua TPK

“Ya, memang semua dari pak kades, lanjut charif berarti struktur yang di buat tidak di fungsikan ya pak, jawaban ketua TPK ya pak tidak berfungsi, semua material bangunan semua urusan pak kades”. jawab ali.

Disinggung terkait papan informasi proyek yang pengerjaan nya sudah selesai tapi baru di pasang

Ali berkata, “ya papan informasi proyek memang baru di pasang kemarin sebenarnya sudah ada banner nya. Memang sesuai arahan pak papan nama di pasang setelah proyek jadi. Dari pihak kecamatan katanya sudah sesuai prosedur, setiap minggu dari bagian pembangunan datang ke sini untuk memantau pengerjaan ini”.

Setelah itu kami datang ke kecamatan dan bertemu dengan kasi ekbang Bu Retno dan stafnya.

“Pada saat kami kemarin kesana digali ko pak, lantai dasar nya di RAB itu kalau nggak salah galian nya sekitar 5cm”, Ujar salah satu stafnya yang kemarin ikut mengecek ke lokasi.

Ketika di minta menunjukan RAB, Retno menjawab tidak bisa, karena dokumen negara.

Dan di bantah oleh ketua umum LSM ILHAM nusantara bahwa dokumen negara tersebut tidak bersifat rahasia boleh untuk di tunjukan. Namun retno tetap tidak mau menunjukan. Maka patut diduga menyembunyikan informasi.

Masa ada mas, bangun TPT ko nggak di gali?. Nanti lak bolong kalau terkikis air, apa bisa bertahan lama?

Menurut keterangan beberapa warga sekitar yang tidak mau di sebutkan namanya mengeluh dengan pekerjaan pembangunan TPT tersebut. “Masa ada mas, bangun TPT ko nggak di gali?. Nanti lak bolong kalau terkikis air, apa bisa bertahan lama?, trus untuk semua material juga ambil dari toko pak kades sendiri dari mulai pasir, semen dan lainnya. Yang membuat kita bingung lagi kenapa bahan material dimuat pakai mobil L 300 bukan pakai Dum Truck kalau seperti itu nanti kan ada biaya langsir juga”. Ujar warga.

“Kalau melihat bangunan nya langsung di duga proyek awur awuran, sebelum proyek di mulai harus ada papan nama, ukuran batu ada ketentuan”,sahut warga yang lain.

Charif mengatakan “setelah hasil penelusuran kami di lapangan pekerjaan pembangunan TPT Desa Mojopurogede dapat diduga syarat dengan penyimpangan anggaran dan tidak sesuai juknisnya, bagaimana TPT bisa kuat kalau tidak ada galian untuk lantai dasar, bangunan harus kuat kan harus ada penanaman batu atau cor baru tembok. Tidak bisa layak bangunan kalau tidak ada galiannya bagaimana bisa di jamin kekuatan usia bangunan tersebut kalau memang tidak ada penanaman batu/cor dalam artian galian”.

Masih charif, “Kalau semua dihendel kepala desa penyedia barang juga kepala desa lalu untuk apa di bentuk TPK bisa-bisa TPK hanya sebagai formalitas saja untuk mencapai tujuan mark-up nya dan tidak boleh seorang kepala desa menjadi penyedia barang dalam pembangunan yang ada di desanya. Namun hal ini terjadi karena pak kades kan punya toko bangunan ya hitung-hitung biar dagangan nya laku dengan harga tinggi. Hal ini tidak bisa di biarkan karena sudah mengara pada dugaan memperkaya diri dengan cara mark-up dan tidak sesuai prosedur yang ada”.ujar nya

“Pihak Kasi Pembangunan Kecamatan Bungah juga cek lapangan setiap minggu, sudah pasti tahu papan nama tidak terpasang, pasti ada galian atau tidak untuk lantai dasar, spesifikasi material baik ukuran batu, campuran beton, besi dll sudah pasti tahu, kenapa tidak ada teguran dan terkesan di biarkan. Kalau hanya datang lihat dan tidak memberikan teguran atas kekurangan atau kelalaian dalam proses pembangunan tersebut jelas ada sesuatu”.

masak si kepala desa selaku pemohon dan penerima bantuan kok bilang tidak tahu proyek di dapat dari mana

Menambahkan, “Dari pengakuan antara TPK dan kasi pembangunan kecamatan bungah tidak sinkron, kepala desa tidak tahu proyek tersebut dari mana. Kok lucu ya seperti PROYEK SILUMAN saja masak si kepala desa selaku pemohon dan penerima bantuan kok bilang tidak tahu proyek di dapat dari mana”.

Lanjut charif, “Ini tidak bisa di diamkan sepertinya ada KONSPIRASI kejahatan, Kami LSM ILHAM nusantara akan usut tuntas tindakan kepala desa mojopuro gede yang dalam fakta prakteknya diduga telah memakai TPK dengan tidak menfungsikan fungsionalnya dan semuanya dihendelnya jelas ini ada permainan dan ada tujuan memperkaya diri, serta dari pihak pengawasan yang telah di duga lepasnya pengawasan dan atau ikut serta dalam konspirasi kejahatan,, ini tidak bisa di diamkan, ini uang rakyat kami akan usut tuntas. Sambil berlalu dan mengakhiri perjumpaan”, pungkasnya. (Dwi)













OTG (ORANG TANPA GEJALA)

Persembahan Indonesia Bebas Masalah

SIAPA ITU OTG?

  • bisa saya
  • bisa juga kamu
  • bisa keluarga kita
  • bisa teman kita
  • bisa teman main bola kita
  • bisa teman main basket kita
  • bisa teman olahraga kita
  • bisa teman ibadah kita
  • bisa juga orang yang baru kamu temui semalam atau tadi pagi,
  • bisa juga orang yang akan kamu temui nanti siang atau sore.
  • orang ini bisa kamu kenal,
  • bisa juga enggak

 

DIMANA DIA SEKARANG ?
  • bisa di mana-mana
  • bisa di mall,
  • bisa di kafe,
  • bisa di tempat ibadah,
  • bisa di kampus,
  • bisa di kereta,
  • bisa di bus,
  • di angkot,
  • di pasar,
  • bisa di mana-mana

 

KENAPA OTG BERBAHAYA ?
  • Karena dia bawa virus!
  • tiap orang punya sistem imun berbeda-beda
  • bisa jadi dia (si OTG) kuat,
    sementara kamu atau orang di rumah kamu gak kuat.
HINDARI OTG, JANGAN AMBIL RESIKO
  1. Bagaimana hindarinnya,kan kita gak tau siapa OTG?
  2. Anggap semua orang adalah OTG, termasuk diri kita
CARANYA:
  1. Diem di rumah!
  2. Gak ada ceritanya tuh New Normal tapi :
  • olah raga bareng,
  • kumpul bareng,
  • makan bareng,
  • kondisinya masih BAHAYA
BOSEN DI RUMAH ?
  • Eh, itu banyak yang udah kena, diisolasi di RS, kangen sama rumah dan keluarganya.
  • Rajin-Rajin bersyukur dan bersabarlah.
  • Jangan gara-gara ada status New Normal, kita jadi kaya orang kesurupan, langsung ngacir kemana-mana.
  • Jangan sia-siakan pengorbanan 3 bulan kita.
  • Inget, orang yang akan kita temui mungkin saja OTG.

Kalo terpaksa harus keluar rumah, inget ya, harus tetap :

  1. Jaga jarak ke siapapun di luar, ga ada tuh foto2 deket2an, apalagi bangga di-share fotonya di sosmed.
  2. Pakai masker, karena masker melindungi kita dan orang lain.
  3. Sering-sering cuci tangan, bawa hand sanitizer.
  4. Sampe rumah, alas kaki tinggal di luar.
    Jangan sentuh apa-apa dulu dan langsung mandi.
  5. Covid tidak sesederhana soal sakit atau sehat.
  6. Jika yang kena virus langsung sakit, mungkin urusannya gak serumit ini.
  7. Yang sakit tinggal ke rumah sakit dan yang sehat bisa beraktifitas biasa.

PROBLEM-nya adalah :

  1. ada yang sudah kena virus dan tidak bergejala, tapi masih berkeliaran, ada di mana-mana yang kita gak tau.
  2. Mungkin orang itu yang mau ketemu sama kamu nanti, atau orang yang kamu temui tadi malem.

SO, BE SAFE !!

Salam Indonesia Bebas Masalah

bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

PGRI Gresik Peduli Banjir Salurkan Bantuan Paket Sembako

Penulis Kontroversi

Masih Adakah TPT Miliaran Tak Sesuai Perencanaan?

Penulis Kontroversi

Carut Marut Mendapatkan Informasi Publik TPT Mojopuro Gede: Menutupi atau Membelokkan Informasi Publik?

Kontributor Gresik

Leave a Comment

bebas