Image default
  • Home
  • Peristiwa
  • PSBB Ketat Sampai Dengan Harus Sadar Pandemi tak Terkendali
Peristiwa Referensi Corona

PSBB Ketat Sampai Dengan Harus Sadar Pandemi tak Terkendali

bebas

Apabila penguatan 3T dan 5M dilakukan diharapkan setelah pengetatan PSBB ini aka nada penekanan kasus covid-19. Selain itu, dalam waktu sebulan ke depan penurunan beban di rumah sakit bisa dilakukan apabila masyarakat taat pada pengetatan PSBB ini

Jakarta – PSBB Epidemiolog Dicky Budiman meminta seluruh pihak baik pemerintah dan masyarakat untuk memahami situasi pandemi saat ini sangat serius dan tidak terkendali.

Sehingga wajib untuk patuh dan taat pada peraturan yang telah dikeluarkan oleh Gubernur DKI Anies Baswedan.

“Semua pihak harus menyadari kalau situasi pandemi sudah sangat serius ya, tidak terkendali. Hal ini menuntut keseriusan kita semua dalam berperan aktif mencegah semain memburuknya situasi”, kata Dicky kepada awak media. (Minggu,10/1/2021)

Dengan begitu, Pemprov DKI Jakarta harus serius dalam melakukan testing (pengetesan), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan) termasuk isolasi terkendali dan karantina.

Sementara itu, untuk masyarakat sudah seharusnya menerapkan pola 5M bukan hanya 3M saja. Terdiri dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta mencegah keramaian dan kerumunan.

“Saat ini sudah tidak relevan 3M. Jadi 3 M itu sudah harus dilakukan revisi kebijakan sesuai pengembangan penyakit dan hasil riset terkini”, lanjut Dicky Budiman.

Apabila penguatan 3T dan 5M dilakukan diharapkan setelah pengetatan PSBB ini aka nada penekanan kasus covid-19. Selain itu, dalam waktu sebulan ke depan penurunan beban di rumah sakit bisa dilakukan apabila masyarakat taat pada pengetatan PSBB ini.

selama pengetatan PSBB diberlakukan sebanyak 10 aturan yang wajib ditaati oleh warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat dengan menerapkan pengetatan PSBB. Kebijakan ini akan dimulai pada 11 Januari hingga 25 Januari mendatang.

Anies mengatakan, “penyebaran covid-19 di Jakarta semakin menghawatirkan. Saat ini, kasus aktif DKi saat ini menembus 17.633 kasus”.

Angka ini merupakan yang tertinggi selama pandemi covid-19 di Indonesia. Untuk itu, selama pengetatan PSBB diberlakukan sebanyak 10 aturan yang wajib ditaati oleh warga Jakarta.

10 Peraturan tersebut di antaranya:

  1. Tempat kerja melakukan 75% Work From Home;
  2. Belajar mengajar masih dilakukan secara jarak jauh;
  3. Sektor esensial bisa berjalan 100% dengan prokes ketat;
  4. Sektor konstruksi bisa berjalan 100% dengan prokes ketat;
  5. Pusat perbelanjaan kita lanjutkan tutup tetap pk. 19.00;
  6. Restoran juga hanya boleh menerima dine-in sampai pk 19.00 dengan kapasitas 25%. Namun, boleh take away 24 jam atau sesuai jam operasional;
  7. Tempat ibadah tetap diberi batasan kapasitas 50%;
  8. Fasilitas umum dan semua kegiatan sosial budaya sementara ini dihentikan;
  9. Fasilitas kesehatan bisa tetap berjalan 100% dengan protokol kesehatan;
  10. Transportasi umum seperti selama ini berjalan, yaitu dengan pembatasan kapasitas. [Abm]
bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

Azmi Syahputra: “OTT KPK Terus Berulang, Pejabat Kita Sudah Tidak Punya Malu”

admin

Diharapkan Perekonomian Pulih Kembali, Wabup Qosim Kunjungi Pasar Tangguh Duduk Sampeyan

Penulis Kontroversi

Pelarangan Vs Pembatasan pada 11 Januari hingga 25 Januari 2021

Penulis Kontroversi

Leave a Comment

bebas