Mantan Bupati Lamongan Fadeli Meninggal Dunia di RS Surabaya
Lokal Tematis Nasional

Mantan Bupati Lamongan Fadeli Meninggal Dunia di RS Surabaya

bebas

Semoga beliau Pak Fadeli meninggal dengan Khusnul Khotimah, semua amal ibadahnya diterima di sisinya

Oleh  : Arto
Editor: Imam Ahmad Bashori

Lamongan – Mantan Bupati Lamongan Fadeli meninggal dunia ketika dalam perawatan karena sakit di salah satu rumah sakit (RS) di Surabaya.

Sebelumnya Fadeli pernah menjabat sebagai Bupati Lamongan selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2016–2021.

Juga  pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemkab Lamongan.

Ketika dikonfirmasi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam keterangannya  membenarkan bahwa, “mantan Bupati Lamongan Fadeli meninggal dunia”.

Beliau meninggal dunia dalam perawatan karena sakit di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Yuhronur kembali menjelaskan, “Fadeli meninggal dunia karena sakit”. Sabtu (8/5/2021).

Menurutnya, “sumber informasi ini dari pihak keluarga yang menunggui di Surabaya”, pungkasnya.

Selanjutnya jenazah Fadeli menurut rencana akan dimakamkan di Lamongan.

Saat ini jenazah masih berada di Surabaya dan akan dibawa pulang, kemudian rencananya akan dimakamkan di Lamongan,

“Semoga beliau Pak Fadeli meninggal dengan Khusnul Khotimah, semua amal ibadahnya diterima di sisinya”, tuturnya.

 

Pasangan & Biodata

Fadeli berpasangan dengan Amar Syaifudin di periode pertama, dan berpasangan dengan Kartika Hidayati di masa jabatan kedua.

 

Biodata Fadeli

Nama : H. FADELI, SH. MM
Tempat/Tanggal Lahir : Lamongan / 16 Juli 1955
Jenis kelamin : Laki – laki
Agama : Islam
Alamat : Jl. Andanwangi Nomor 86 – Tlogoanyar – Lamongan

 

Riwayat Keluarga
Isteri : Hj. MAKHDUMAH, Spd, Mpd
Anak :

  1. DEDDY NORDIAWAN
  2. DEBY KURNIAWAN
  3. BETY NURFIA PUSPITARINI
  4. DENY ARIFIANTO

 

Riwayat Pendidikan

  • Sekolah Rakyat (SR) Negeri Duduk Sampeyan, Gresik (1967)
  • SMP PGRI Lamongan (1970)
  • SMA Nasional Lamongan (1973)
  • Sarjana S-1 Universitas Gresik (1990)
  • Pasca Sarjana S-2 STIE Mitra Indonesia, Yogyakarta (2000)

Riwayat Pekerjaan

  • Pekerja Harian Pemda (1976)
  • CPNS staf Bagian Keuangan (1980)
  • PNS staf Bagian Keuangan (1981)
  • Kasubbag Pembukuan BKBD (1982)
  • Kasubbag Anggaran BKBD (1986)
  • Kepala Bagian Keuangan (1995)
  • Kepala BKBD (2003)
  • Asisten Administrasi Sekda (2005)
  • Sekretaris Daerah (2005)
  • Bupati Lamongan (2010 – 2015)

 

Pengalaman di Ormas dan Kepemudaan

  • Ketua KORPRI Kabupaten Lamongan
  • Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lamongan
  • Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lamongan
  • Ketua Harian PERSELA Lamongan

 

Lain–lain/Pendidikan Khusus

  • Sekolah Pimpinan Administrasi Dasar / SEPADA (1992)
  • Administrasi Dasar Umum Lanjutan (1997)
  • Sekolah Pimpinan Madya (2000)
  • Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan Tingkat II (2005)

 

Pendidikan dan Pelatihan Fungsional

  • Program Otonomi dan Manajemen Riset (1997)
  • Development Administration Group School of Public Policy, Birmingham Inggris.
  • Re-Entry Workshop Program studi Otonomi dan Manajemen Riset (1997)
  • Departemen Dalam Negeri, Jakarta
    Manajemen Sektor Ekonomi Strategis (1997)
  • Pusat Penelitian dan Pengkajian Ekonomi dan Bisnis, FE UGM Yogyakarta.

 

Pendidikan dan Pelatihan Teknis

  • Kursus Administrasi Keuangan Daerah (1985)
  • Kursus P3KT / Pcc A (1989)
  • Pelatihan Analisis Peningkatan PAD (1994)
  • Kursus Manajemen Proyek / KMP (1994)
  • Pelatihan Perencanaan & Tata Laksana Pembangunan Daerah / LPTPD (1994)
  • Kursus TOT KBD (1995)
  • Program Pelatihan Keuangan Daerah (1996)
  • Orientasi Penyempurnaan Pengembangan Modul Pedoman Pelatih KBD (1997)
  • Pembekalan Pejabat Peningkatan PBB (1998)
  • Bimtek Orientasi Fasilitator Budaya Kerja (1998)
  • Pelatihan Peningkatan Administrasi Penyertaan Modal Daerah (2000)
  • Kursus TOT Anggaran Kinerja (2002)
  • Pelatihan Akuntansi Keuangan Daerah (2002)

 

Konten ini bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu

 

Jika berhasil tidak dipuji,
Jika gagal dicaci maki.
Jika hilang tak akan dicari,
Jika mati tak ada yang mengakui

 


Silahkan klik gambar-gambar dibawah ini untuk mendapatkan informasi/manfaat lainnya



Unduh Pedoman Pembelajaran pada Semester Genap TA 2020/2021 di sini.

Unduh FAQ Panduan Pembelajaran Semester Genap 2020-2021 di sini.

Unduh Salinan SKB PTM di sini.

MODUL PEMBELAJARAN SMA TAHUN 2020/2021

Kemdikbud melalui Direktorat SMA telah menyusun Modul Pembelajaran SMA tahun 2020 semua mata pelajaran untuk siswa SMA Kelas X, XI dan XII yang dapat digunakan sebagai salah satu bahan belajar dari rumah. Silakan Anda unduh pada link di bawah ini:
Modul Pembelajaran SMA Lengkap
PPKN Unduh disini
Bhs Indonesia Unduh disini
Matematika Unduh disini
Sejarah Indonesia Unduh disini
Bhs Inggris Unduh disini
Seni Budaya Unduh disini
Penjasorkes Unduh disini
PKWU Unduh disini
Biologi Unduh disini
Fisika Unduh disini
Kimia Unduh disini
Sejarah Peminatan Unduh disini
Sosiologi Unduh disini
Geografi Unduh disini
Ekonomi Unduh disini

Pelayanan dan penjelasan informasi pelaksanaan Seleksi CPNS 2021 melalui:

a. Menu Helpdesk pada https://sscasn.bkn.go.id;
b. Panitia seleksi pada :
– https://cpns.kemenkumham.go.id
– https://rekrutmen.kejaksaan.go.id
– https://ropeg.menlhk.go.id
– https://cpns.pertanian.go.id
– https://cpns.kemendikbud.go.id
– Sub Direktorat Liaison Direktorat Kerja Sama Internasional, dan Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri.

Situs Terkait




Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19

Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19
Kontroversi.or.id – Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan R.I memberikan paparan terkait “Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19”.Pedoman ini terdiri dari :• BAB 1 PENDAHULUAN
• BAB 2 EPIDEMIOLOGI CORONA VIRUS (COVID-19)
• BAB 3 PERSIAPAN PELAKSANAAN PELAYANAN
IMUNISASI COVID-19
• BAB 4 PELAKSANAAN PELAYANAN IMUNISASI COVID19
• BAB 5 SURVEILANS KIPI
• BAB 6 MONITORING DAN EVALUASI

Kegiatan Operasional Vaksinasi Covid-19

  •  Survei : Readiness dan Acceptence Study (sedang berlangsung)
  •  Persiapan dan Koordinasi
  •  Penetapan Permenkes Vaksinasi Covid-19
  •  Penyusunan Pedoman teknis
  •  Advokasi Sosialisasi Mobilisasi
  •  Peningkatan Kapasitas SDM, Sarana (logistic)
  •  Peningkatan Jejaring Pelayanan
  •  Sistim Informasi Manajemen
  •  Penyusunan Mikroplanning
  •  PelaksanaanVaksinasi
  •  Supervisi, Bimbingan teknis, monitoring
  •  Evaluasi Rapid ConvinienceAssesment/Survey cakupan, Post introduction Evaluation, Review Pelaksanaan

Pelaksanaan pemberian vaksinasi

1. Dosis administrasi : diberikan 2 (dua) dosis/orang dengan jarak minimal 14 hari, sehingga dapat membentuk kekebalan

2. Pemberi layanan imunisasi COVID-19 adalah dokter, perawat dan bidan di fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah, swasta maupun akademi/institusi Pendidikan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), TNI dan Polri dalam jejaring Public Private Mix (PPM)

3. Teknis dan tempat pelaksanaan pemberian imunisasi, berdasarkan kajian ITAGI:

a. Kelompok usia produktif berusia 18 – 59 tahun, dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah baik puskesmas, posbindu maupun RSUD/RSUP, kerjasama dengan klinik, klinik kantor/perusahaan, rumah sakit swasta, bidan praktek swasta dan lain – lain, termasuk pos – pos pelayanan imunisasi di tempat – tempat strategis

b. Kelompok penduduk dengan kormorbid berusia 18 – 59 tahun yang masih aktif/produktif sebaiknya dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah (puskesmas dan Rumah Sakit), klinik dan rumah sakit swasta.

Teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19

Memerlukan waktu 15 menit/orang

  1. Pendaftaran
  2. Pengukuran (tekanan darah, rapid test kolestrol, gula darah, dll)
  3. Edukasi tentang Imunisasi COVID-19
  4. Anamnesa (siapkan list daftar pertanyaan)
  5. Penyuntikan
  6. Informasi jadwal imunisasi selanjutnya

Catatan :

  • Pelayanan posbindu 5 jam/hari
  • Waktu pelayanan 15 menit
  • 15 menit x 20 orang sehingga diperlukan 300 menit atau 5 jam.
” alt=”” />

Teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19

PELAYANAN IMUNISASI COVID-19 DI POS IMUNISASI (Posyandu, Posbindu, Sekolah dan Pos pos yang ditentukan)

  1. Ruang/tenda/tempat yang cukup besar, sirkulasi udara yang baik. Bila ada kipas angin, letakkan di belakang petugas kesehatan agar arah aliran udara kipas angin mengalir dari tenaga kesehatan ke sasaran imunisasi;
  2. Bersihkan ruang/tempat pelayanan imunisasi sebelum dan sesudah pelayanan dengan cairan disinfektan;
  3. Fasilitas mencuci tangan pakaisabun dan air mengalir atau hand sanitizer;
  4. Atur meja pelayanan antar petugas agar menjaga jarak aman 1 – 2 meter.
  5. Ruang/tempat pelayanan imunisasi hanya untuk melayani orang sehat;
  6. Jika memungkinkan sediakan jalan masuk dan keluar yang terpisah. Sasaran dan pengantar keluar dan masuk bergantian;
  7. Tempat/ruang tunggu sebelum dan sesudah imunisasi terpisah. Tempat duduk dengan jarak aman antar tempat duduk 1 – 2 meter. Sesudah imunisasi sasaran menunggu selama 30 menit.
” alt=”” />
Contoh Pengaturan Ruang/ Tempat Pelayanan Imunisasi

Dalam pedomen teknis ini dipaparkan pula TIMELINE PENGADAAN, DISTRIBUSI DAN PELAYANAN IMUNISASI COVID-19, serta hasil survei yang dilakukan Kemenkes.

  1. Diperlukan pelaksanaan survei persepsi masyarakat untuk vaksin COVID-19 (mempertimbangkan vaccine hesistancy di Indonesia)
  2. Country readiness assesment dalam rangka menilai kesiapan pelaksanaan pemberian imunisasi COVID-19 yang ditinjau dari berbagai aspek mulai dari tahap mikroplanning, pelaksanaan dan
    monev
  3. Pembentukan kelompok kerja tingkat nasional, provinsi/kab/kota dalam rangka koordinasi, harmonisasi pelaksanaan imunisasi COVID-19
  4. Pelaksanaan Cost Effectivess Analysis (CEA) imunisasi COVID-19, apabila imunisasi COVID-19 akan masuk sebagai Program Imunisasi Nasional
  5. Antispasi Komunikasi Risiko pelaksanaan baik isu halal-haram, kelompok antivaksin
  6. Penguatan SDM melalui pelatihan dengan BPSDM dan Sistim Informasi kolaborasi dengan Pusdatin

Kesimpulan

  •  Grand Design Operasional Imunisasi disusun berdasarkan ketersediaan vaksin yang faktanya sampai saat ini cukup dinamis.
  •  Logistik coldchain diperkirakan memadai melihat ketersediaan vaksin yang bertahap, demikian pula jumlah dan rasioVaksinator
  •  Pelaksanaan tetap mempertimbangkan pelaksanaan imunisasi rutin yang saat ini cakupannya masih rendah.
  •  Penetapan Permenkes tentang PelaksanaanVaksinasi COVID-19, jabaran teknis dari Perpres.
  •  Perlu beberapa skema : imunisasi sebagai program, imunisasi pilihan skema sektor swasta, maupun sebagai bagian dari asuransi kesehatan
  •  Pencanangan imunisasi COVID-19 oleh Kepala Negara dalam rangka
  • mobilisasi komitmen pemerintah daerah



Slide Pendaftaran IKRAP

AD/ART

PERATURAN ORGANISASI

DOKUMEN KERJASAMA

SURAT KEPUTUSAN

DOKUMEN ORGANISASI

PROGRAM / APLIKASI

RoIP

ANGGARAN DASAR, ANGGARAN RUMAH TANGGA
Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)

PERATURAN ORGANISASI
PO – Bantuan Komunikasi (Bankom)
PO – Seragam
PO – Pelaksaan Musyawarah & Rapat Kerja
PO – Pancar Ulang
PO – Pembentukan Institusi Baru
PO – Administrasi & Kesekretariatan
PO – Formulir IKRAP
PO – Formulir KTA
PO – Format Database Anggota

DOKUMEN KERJA SAMA
MOU RAPI – MENTERI SOSIAL RI
MOU RAPI – DEPARTEMEN KESEHATAN RI
MOU RAPI – RCTI
MOU RAPI – KEMENKES RI (2012)

DOKUMEN LAIN
SK PENGDA 2016-2021
SK PENGPROV 2013-2017
Phone Alphabetical
Kode 10/Ten Code
Lirik Mars RAPI
Visi/Misi RAPI, Alphabetical, Kode 10
Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (.mp3)
Mars RAPI (.mp3)
Panduan Kegiatan NET RAPI Provinsi Jawa Timur
Audio ID RF-LINK ITKP

PROGRAM / APLIKASI
Aplikasi ITKP RAPI
Aplikasi Callbook RAPI JATIM Versi Android
Aplikasi Callbook RAPI JATIM Versi Offline (Desktop PC)

bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

Sebanyak 47 Orang Dilakukan Rapid Antigen, Diantaranya Kapolsek Ujungpangkah

Penulis Kontroversi

Pemdes Dan Relawan Perangi Covid 19

Penulis Kontroversi

Detik-Detik Proklamasi, Kapolsek Berpesan Kenang Jasa Para Pahlawan

Penulis Kontroversi

Leave a Comment

bebas