Image default
Jaring Aspirasi Pembaca Jurnal Peristiwa

Motor Anti Banjir  Cocok Buat Evakuasi Korban  Terjebak Banjir

bebas

Dalam hal ini mengevakuasi warga yang terjebak dalam genangan air, meskipun di kedalaman air dengan ketinggian hampir seleher orang dewasa seperti dalam gambar tersebut.
Dilihat kondisi motor yang digunakan, tidak perlu motor bagus, motor jelek tapi layak pakai bisa dimodifikasi seperti motor mereka.Simple ternyata, alur modifikasi motor tak butuh biaya banyak, hanya butuh pipa selang plastik dan botol aqua bekas bisa dipakai untuk tempat BBM, beserta kaburator  ditaruh diatas stir sepeda motor

Pewarta: Arto Kontroversi
Editor: Imam Ahmad Bashori

Kontroversi.or.id : Belom diketahui siapa pembuat video ini, saat awak media menjumpai disebuah grup whatssap, Rabu, (20/1/2021).

Yang menarik di video tersebut, apa dan tujuan anak muda ini, namun kita ambil sisi postipnya saja.

Kreatifitas karya anak muda ini ditengah kondisi pandemi patut diberi jempol, kita apreasiasi kerja keras mereka.

Dalam situasi banjir yang melanda wilayah Indonesia, khususnya daerah yang terdampak banjir dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi

Kendaraan ini cukup sederhana sekali, digunakan darurat mengevakuasi warga yang terjebak banjir, sangatlah efektip

Disamping jarang mogok, meskipun posisi terendam air, kendaraan motor ini bisa dibilang bandel

Keunikan motor ini bisa menyelamatkan warga khususnya yang terjebak banjir sebagai alat transportasi menerjang medan ditengah genangan air.

Awak media mengambil screenshot video mereka, dari video tersebut pemuda ini sedang melakukan uji coba motornya dimedan penuh genangan air.

Dengan berboncengan seolah olah pemuda ini sedang melakukan evakuasi temennya diarea genangan air

Upaya pemuda ini benar benar membuahkan hasil yang tak sia sia, dilihat dari video mereka,  karya yang diciptakan patut ditularkan

Semoga temuan ini bisa dimanfaatkan oleh generasi yang pantang menyerah, seperti pemuda tersebut

mereka bisa dibilang punya andil, ikut serta berpatisipasi dalam menanggulangi  korban banjir yang terjebak dalam genangan air,

Utamanya melalui motor tersebut bisa membantu korban banjir.

Dalam hal ini mengevakuasi warga yang terjebak dalam genangan air, meskipun di kedalaman air dengan ketinggian hampir seleher orang dewasa seperti dalam gambar tersebut.

Dilihat kondisi motor yang digunakan, tidak perlu motor bagus, motor jelek tapi layak pakai bisa dimodifikasi seperti motor mereka.

Simple ternyata, alur modifikasi motor tak butuh biaya banyak, hanya butuh pipa selang plastik dan botol aqua bekas bisa dipakai untuk tempat BBM, beserta kaburator  ditaruh diatas stir sepeda motor.

kemudian posisi knalpot belakang motor tersebut dikasih tambahan selang plastik ukuran 1/2 dem, sepanjang kurang lebih 1.5m untuk pembuangan asap diatrik keatas sehingga aman tidak kemasukan air.

Semoga langkah anak muda pembuat video dapat dicontoh , selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk menolong warga.

utamanya, warga yang terjebak genang air tak bisa melakukan aktifitas keluar rumah.

Motor ini solusi tepat sebagai alat transportasi darurat banjir.

Warganet yang melihat video tersebut, sangat terkesima dengan kreatifitas karya anak muda ini.

Selain ekonomis biaya modifikasinya, juga sangat besar manfaatnya menolong warga yang terjebak banjir.

Iya berharap “langkah ini bisa dikembangkan daerah lain dan bisa digunakan semestinya sesuai kebutuhan dilapangan di area banjir khususnya”.(arto)


Unduh Pedoman Pembelajaran pada Semester Genap TA 2020/2021 di sini.

Unduh FAQ Panduan Pembelajaran Semester Genap 2020-2021 di sini.

Unduh Salinan SKB PTM di sini.

Penggantian Peserta Yang Mengundurkan Diri Sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Hasil Akhir Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Jadwal Wawancara Peserta Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Pengumuman Pendaftaran Ulang Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Pengumuman Perubahan Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Kemensetneg Tahun 2019 bagi Peserta di Sesi 3 pada tanggal 17, 18, 19, 20, 22, 23, dan 24 Februari Tahun 2020 (download)

Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Pengumuman Hasil Verifikasi Sanggahan Pelamar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Pelamar Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Penyesuaian Persyaratan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Sekretariat Negara Tahun 2019 (download)

Pelayanan dan penjelasan informasi pelaksanaan Seleksi CPNS Kementerian Sekretariat Negara TA 2019 melalui:

a. menu Helpdesk pada https://sscasn.bkn.go.id;
b. email panitia seleksi pada rekrutmen@setneg.go.id.
c. telepon (pukul 09.00 s.d. 15.00 WIB)
– untuk Formasi Jabatan Kemensetneg di (021) 3848265
– untuk Formasi Jabatan Sekretariat Kabinet di (021) 3843457



Situs Terkait




Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19

Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19
Kontroversi.or.id – Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan R.I memberikan paparan terkait “Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemberian Imunisasi COVID-19”.Pedoman ini terdiri dari :• BAB 1 PENDAHULUAN
• BAB 2 EPIDEMIOLOGI CORONA VIRUS (COVID-19)
• BAB 3 PERSIAPAN PELAKSANAAN PELAYANAN
IMUNISASI COVID-19
• BAB 4 PELAKSANAAN PELAYANAN IMUNISASI COVID19
• BAB 5 SURVEILANS KIPI
• BAB 6 MONITORING DAN EVALUASI

Kegiatan Operasional Vaksinasi Covid-19

  •  Survei : Readiness dan Acceptence Study (sedang berlangsung)
  •  Persiapan dan Koordinasi
  •  Penetapan Permenkes Vaksinasi Covid-19
  •  Penyusunan Pedoman teknis
  •  Advokasi Sosialisasi Mobilisasi
  •  Peningkatan Kapasitas SDM, Sarana (logistic)
  •  Peningkatan Jejaring Pelayanan
  •  Sistim Informasi Manajemen
  •  Penyusunan Mikroplanning
  •  PelaksanaanVaksinasi
  •  Supervisi, Bimbingan teknis, monitoring
  •  Evaluasi Rapid ConvinienceAssesment/Survey cakupan, Post introduction Evaluation, Review Pelaksanaan

Pelaksanaan pemberian vaksinasi

1. Dosis administrasi : diberikan 2 (dua) dosis/orang dengan jarak minimal 14 hari, sehingga dapat membentuk kekebalan

2. Pemberi layanan imunisasi COVID-19 adalah dokter, perawat dan bidan di fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah, swasta maupun akademi/institusi Pendidikan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), TNI dan Polri dalam jejaring Public Private Mix (PPM)

3. Teknis dan tempat pelaksanaan pemberian imunisasi, berdasarkan kajian ITAGI:

a. Kelompok usia produktif berusia 18 – 59 tahun, dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah baik puskesmas, posbindu maupun RSUD/RSUP, kerjasama dengan klinik, klinik kantor/perusahaan, rumah sakit swasta, bidan praktek swasta dan lain – lain, termasuk pos – pos pelayanan imunisasi di tempat – tempat strategis

b. Kelompok penduduk dengan kormorbid berusia 18 – 59 tahun yang masih aktif/produktif sebaiknya dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah (puskesmas dan Rumah Sakit), klinik dan rumah sakit swasta.

Teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19

Memerlukan waktu 15 menit/orang

  1. Pendaftaran
  2. Pengukuran (tekanan darah, rapid test kolestrol, gula darah, dll)
  3. Edukasi tentang Imunisasi COVID-19
  4. Anamnesa (siapkan list daftar pertanyaan)
  5. Penyuntikan
  6. Informasi jadwal imunisasi selanjutnya

Catatan :

  • Pelayanan posbindu 5 jam/hari
  • Waktu pelayanan 15 menit
  • 15 menit x 20 orang sehingga diperlukan 300 menit atau 5 jam.
” alt=”” />
Teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19

PELAYANAN IMUNISASI COVID-19 DI POS IMUNISASI (Posyandu, Posbindu, Sekolah dan Pos pos yang ditentukan)

  1. Ruang/tenda/tempat yang cukup besar, sirkulasi udara yang baik. Bila ada kipas angin, letakkan di belakang petugas kesehatan agar arah aliran udara kipas angin mengalir dari tenaga kesehatan ke sasaran imunisasi;
  2. Bersihkan ruang/tempat pelayanan imunisasi sebelum dan sesudah pelayanan dengan cairan disinfektan;
  3. Fasilitas mencuci tangan pakaisabun dan air mengalir atau hand sanitizer;
  4. Atur meja pelayanan antar petugas agar menjaga jarak aman 1 – 2 meter.
  5. Ruang/tempat pelayanan imunisasi hanya untuk melayani orang sehat;
  6. Jika memungkinkan sediakan jalan masuk dan keluar yang terpisah. Sasaran dan pengantar keluar dan masuk bergantian;
  7. Tempat/ruang tunggu sebelum dan sesudah imunisasi terpisah. Tempat duduk dengan jarak aman antar tempat duduk 1 – 2 meter. Sesudah imunisasi sasaran menunggu selama 30 menit.
” alt=”” />
Contoh Pengaturan Ruang/ Tempat Pelayanan Imunisasi

Dalam pedomen teknis ini dipaparkan pula TIMELINE PENGADAAN, DISTRIBUSI DAN PELAYANAN IMUNISASI COVID-19, serta hasil survei yang dilakukan Kemenkes.

  1. Diperlukan pelaksanaan survei persepsi masyarakat untuk vaksin COVID-19 (mempertimbangkan vaccine hesistancy di Indonesia)
  2. Country readiness assesment dalam rangka menilai kesiapan pelaksanaan pemberian imunisasi COVID-19 yang ditinjau dari berbagai aspek mulai dari tahap mikroplanning, pelaksanaan dan
    monev
  3. Pembentukan kelompok kerja tingkat nasional, provinsi/kab/kota dalam rangka koordinasi, harmonisasi pelaksanaan imunisasi COVID-19
  4. Pelaksanaan Cost Effectivess Analysis (CEA) imunisasi COVID-19, apabila imunisasi COVID-19 akan masuk sebagai Program Imunisasi Nasional
  5. Antispasi Komunikasi Risiko pelaksanaan baik isu halal-haram, kelompok antivaksin
  6. Penguatan SDM melalui pelatihan dengan BPSDM dan Sistim Informasi kolaborasi dengan Pusdatin

Kesimpulan

  •  Grand Design Operasional Imunisasi disusun berdasarkan ketersediaan vaksin yang faktanya sampai saat ini cukup dinamis.
  •  Logistik coldchain diperkirakan memadai melihat ketersediaan vaksin yang bertahap, demikian pula jumlah dan rasioVaksinator
  •  Pelaksanaan tetap mempertimbangkan pelaksanaan imunisasi rutin yang saat ini cakupannya masih rendah.
  •  Penetapan Permenkes tentang PelaksanaanVaksinasi COVID-19, jabaran teknis dari Perpres.
  •  Perlu beberapa skema : imunisasi sebagai program, imunisasi pilihan skema sektor swasta, maupun sebagai bagian dari asuransi kesehatan
  •  Pencanangan imunisasi COVID-19 oleh Kepala Negara dalam rangka
  • mobilisasi komitmen pemerintah daerah
bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Kapolres Gresik Pimpin Langsung Patroli dan Razia Dalam Rangka Operasi Cipta Kondisi

Penulis Kontroversi

Kemenkumham Jatim Jadi Leading Sector Rakor PORA Jatim

Penulis Kontroversi

Pengetahuan Teknis Pemilih Pemilu 2019 Masih Rendah

Penulis Kontroversi

Leave a Comment

bebas