Image default
Dinamika Lamongan

Jago Ajaran Crue Keluar Sebagai Juara  Pada Festival Layang Layang

bebas

Saat peserta diberikan kesempatan menaikan layang layang, mereka saling beradu kreatifitas, bahkan layang layang bergambar kepala.desa Tugu Mohammad Hadiono juga ambil bagian. Namun sayang layang layang tersebut gagal dinaikan, karena saat diatas kondisi layang layang tersebut kurang tenang dan kehilangan kesimbangan, sehingga terjatuh dan tidak bisa dilanjutkan

LamonganKontroversi.or id : Sekitar 64 peserta mengikuti festival layang layang.

Pelaksanaan festival layang layang digelar di lapangan bola desa Tugu Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan, Sabtu (26/9).

Waktu pelaksanaan lomba dimulai pada pukul 14:00 WIB hingga selesai.

Sistem penilaian festival layang layang diantaranya, pertama layang layang bisa naik, kedua ketenangan waktu diatas, dan ketiga kreatifitas.

Peserta bebas menampilkan kreatifitas pada layang layang,  baik bentuk dan aneka warna layang layang.

Saat peserta diberikan kesempatan menaikan layang layang, mereka saling beradu kreatifitas.

Bahkan layang layang bergambar kepala.desa Tugu Mohammad Hadiono juga ambil bagian.

Namun sayang layang layang tersebut gagal dinaikan, karena saat diatas kondisi layang layang tersebut kurang tenang dan kehilangan kesimbangan, sehingga terjatuh dan tidak bisa dilanjutkan

Begitu pula dengan layang layang ular naga yang panjang ekormya kurang lebih 50 meter juga gagal dinaikan.

Hasil penilaian dewan juri, menyimpulkan, keluar sebagai pemenang festival layang layang diantaranya.

Diraih oleh layang layang Jago Ajaran Crue sebagai juara I, juara II diraih layang layang Biawak dan juara III layang layang hantu.

Masing masing pemenang.selain mendapatka piala juga mendapatkan uang pembinaan.

Kurang lebih seribu penonton yang umumnya warga desa Tugu memadati lapangan, untuk menyaksikan festival layang layang.

Warga merasa terhibur dan dengan antusias mereka ada yang duduk bahkan ada yang berdiri dipinggir lapangan bola.

Meskipun ditengah suasana pandemi, warga meluapkan rasa senang dan enjoy dan tidak terpaku oleh wabah corona.

Saat dijumpai awak.media, kepala desa Tugu Moh. Hadiono juga selaku penanggung jawab festival layang layang mengatakan, “alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan tertib”.

“Semoga dengan festival layang layang ini, warga bisa guyub walaupun di tengah suasana pandemi covid 19”.

“Kedepan pihaknya akan mengelar festival yang sama, tentunya lebih meriah lagi’., ujar Moh
Hadiono, (arto)

bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

Lomba Layang Layang Ditengah Pandemi

Penulis Kontroversi

Leave a Comment

bebas