Image default
Dinamika Peristiwa

Warga Blora Dikejutkan Semburan Lumpur Dan Gas Beracun

bebas

Kronologi kejadian, seperti yang diceritakan oleh para  saksi, bahwa seperti biasa tiap pagi mengeluarkan hewan piaraan untuk digembala di area lokasi kejadian. Namun, sekitar pukul 05:30 WIB mereka dikejutkan dengan merasakan tanah bergetar, kemudian terlihat pecah mengeluarkan Lumpur dan gas beracun

BloraKontroversi.or.id : Peristiwa alam kembali terjadi, warga dikejutkan adanya peristiwa semburan lumpur dan gas beracun di dusun Sucen desa Gabusan kecamatan Jati kabupaten Blora, Pada Hari Kamis (27/8).

Beberapa Saksi mata melihat kejadian tersebut diantaranya Warno (40)  dan Suyatin(46) Sukimin (42) ketiganya  pekerja swasta, warga asal dusun Sucen desa Gabusan kecamatan Jati kabupaten Blora

Beberapa Saksi mata melihat kejadian tersebut diantaranya Warno (40)  dan Suyatin(46) Sukimin (42) ketiganya  pekerja swasta, warga asal dusun Sucen desa Gabusan kecamatan Jati kabupaten Blora.

Ketiganya menceritakan adanya kejadian tersebut, bahwa Semburan lumpur dan gas beracun dengan disertai ledakan selama 10 menit  terjadi pada Hari Kamis 27 Agustus 2020 tepat pukul 05:30WIB.

Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi bahkan menurut saksi mata, hal ini sudah terbiasa terjadi beberapa tahun sekali (faktor alam).

Kronologi kejadian, seperti yang diceritakan oleh para  saksi, bahwa seperti biasa tiap pagi mengeluarkan hewan piaraan untuk digembala di area lokasi kejadian.

Namun, sekitar pukul 05:30 WIB mereka dikejutkan dengan merasakan tanah bergetar, kemudian terlihat pecah mengeluarkan Lumpur dan gas beracun.

Saat itu, saksi Warno melihat sebagian kerbaunya terkubur lumpur tersebut dan ternak lainya berhamburan.

Sementara itu, Korban berniat menyelamatkan diri dengan berlari tanpa menghiraukan ternaknya lagi.

saksi Suyatin, Sukimin dan yang berada di belakang kandang kurang dari jarak 50 meter juga berlari menyelamatkan diri

Sedangkan rekan lainnya yaitu saksi Suyatin, Sukimin dan yang berada di belakang kandang kurang dari jarak 50 meter juga berlari menyelamatkan diri.

para saksi berlari meminta tolong kepada warga kampung, ada Letusan Susulan dengan durasi selama kurang dari 10 menit

Diantara, para saksi berlari meminta tolong kepada warga kampung, ada Letusan Susulan dengan durasi selama kurang dari 10 menit.

Korban / saksi bernama warno ditemukan oleh Warga sudah dalam kondisi  lemas karena menghirup asap belerang dari letusan tersebut

Disamping itu, Korban / saksi bernama warno ditemukan oleh Warga sudah dalam kondisi  lemas karena menghirup asap belerang dari letusan tersebut.

Selanjutnya korban langsung dilarikan dibawa Ke Puskesmas Doplang, kemudian di rujuk Ke RS Habibullah Purwodadi Grobogan dan korban dinyatakan sembuh.

Sekitar Pukul 10.00 WIB korban sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

Kerugian diderita atas kejadian tersebut, seorang warga telah menghirup asap belerang (sadar) korban bernama Warno, laki-laki, umur sekitar 40 tahun, Pekerjaan Swasta alamat dusun Sucen Desa Gabusan Kecamatan Jati Kabupaten Blora .

Kemudian kerugian Materiil 10 ekor kerbau terkubur lumpur ditaksir sebesar Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).

Dalam kejadian tersebut diduga masih ada 7 kerbau yang belum ditemukan.

lokasi tempat kejadian saat ini dijaga ketat oleh aparat kepolsian Polsek Jati

Sementara itu, lokasi tempat kejadian saat ini dijaga ketat oleh aparat kepolsian Polsek Jati.

Hingga tepat pukul 10:00WIB puluhan ternak belom ditemukan dan diduga  terkubur  material lumpur sekitar 17 ekor ternak  kerbau

Menurut keterangan para saksi dan warga sekitar lokasi, bahwa peristiwa tersebut sudah terbiasa terjadi beberapa tahun sekali (faktor alam).

Kendati demikian, Kondisi saat ini untuk semburan lumpur sudah berkurang tinggal gas masih keluar dan dikhawatirkan arah angin akan membawa gas tersebut ke pemukiman warga. (Humas/arto)

bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

KPU Tetap Usulkan Napi Korupsi Tidak Boleh Ikut Pilkada

Penulis Kontroversi

Melahirkan Tidak Wajar, Kapolres Dampingi Ibu dan Bayinya ke RSUD Ibnu Sina

Penulis Kontroversi

Birokrasi Perizinan Menjadi Beban Dunia Usaha

Penulis Kontroversi

Leave a Comment

bebas