Image default
Dinamika Gresik (Advertorial)

Warga  Cerme Rindu Sholawatan Pak Qosim, Diakhir Penghujung Penyaluran JPS Tahap II

Wakil Bupati Gresik Bapak H.Moch.Qosim berkenan menutup kegiatan penyaluran JPS tahap II berlangsung dibalai desa Kedang Kulud kecamatan Cerme kabupaten Gresik

Gresik – Kontroversi.or.id : Diakhir penghujung penyaluran Jaring pengaman sosial (JPS) tahap II, yang bersumber dari APBD kabupaten Gresik.

Kepala desa Kedang Kulud Ali Mashud didamping Wakil Bupati Gresik Bapak H.Moch.Qosim menyerahkan bantuan uang tunai JPS Tahap II  senilai 600 kepada warga

Semua penyaluran bantuan uang tunai JPS tahap II untuk wilayah kecamatan Cerme, semuanya tersalurkan pada hari Kamis (6/8).

Pada kesempatan itu, bertepatan dengan kunjungan kerja Bapak Wakil Bupati Gresik H.Moch.Qosim  ke wilayah Cerme.

Sebelum memasuki balai desa seperti biasa Bapak H.Moch.Qosim selalu rajin cuci tangan dan  semprotan hand sanitizer ketangannya, dengan tetap patuhi protokoler kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, wakil Bupati Gresik Bapak H.Moch.Qosim berkenan menutup kegiatan penyaluran JPS tahap II berlangsung dibalai desa Kedang Kulud kecamatan Cerme kabupaten Gresik.

Kepala desa Kedang Kulud Ali Mashud didamping Wakil Bupati Gresik Bapak H.Moch.Qosim menyerahkan bantuan uang tunai JPS Tahap II  senilai 600 ribu kepada salah satu warga.

tidak satu pun yang komplain atau salah sasaran. Kemudian, cepat, pelaksanaannya tertib, sehingga warga masyarakat memperoleh kepuasan

Turut mendampingi saat penyerahan tersebut camat Cerme suyono, Sekcam Cerme Dedy, Kapolsek AKP Nur Amin, danramil cerme diwakili Serka Sudarmaji.

Dengan demikian seluruh rangkaian kegiatan penyaluran JPS tahap II resmi selesai tersalurkan semua.

Halnya dengan antusias seorang ibu ibu fans berat Bapak Qosim asal desa Wedani,  warga rindu sholawatan anti corona itu, juga mahir menirukan gaya Pak Qosim.

Tak hanya sholawatan saja, ternyata Pak Qosim juga mahir melantunkan gaya dalang, mendapat tepuk tangan dan aplaus dari jajaran muspika juga para keluarga penerima manfaat.

Dalam sambutannya, pihaknya menyampaikan bahwa, “Cerme secara administrasinya penataannya sudah bagus”.

Dia menjelaskan, “tidak satu pun yang komplain atau salah sasaran. Kemudian, cepat, pelaksanaannya tertib, sehingga warga masyarakat memperoleh kepuasan”.

Mereka menjadi semakin rukun, taat kepada berbagai macam aturan dipemerintaham

Menurutnya, “tolong kumpulkan kepada rekan-rekan pembaca, bahwa pemerintah punya kewajiban melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah”, kata Bapak Qosim.

“Kemudian memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia”, ujarnya.

Bapak Qosim kembali mengupas memajukan kesejahteraan umum artinya apa, bahwa, “pemerintah punya tanggung jawab, jangan sampai warga masyarakat tidak makan”, ujarnya.

“Jangan sampai ada warga masyarakat yang sakit tidak bisa berobat, ini semua tanggung jawab pemerintah”.

“Banyak yang kita urus, seperti BPNT, BST, JPS kabupaten, dan Provinsi,  BLT DD, PKH”.

Pihaknya mengungkapkan, “tetapi ini semua ada bagian APBD kabupaten, ada bagiannya propinsi”, ungkapnya.

Sementara itu, “pemerintah dalam melayani masyarakat idak pernah mengabaikan, iya wajarlah terlambat, karena yang diurus banyak. Baik yang diurus ditingkat desa, kabupaten maupun propinsi iya banyak”, kata Bapak  Qosim. (arto)


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Terkonfirmasi Covid Sembuh Beranjak Naik, Satgas Covid Gresik Terus Tekan Pandemi

Penulis Kontroversi

Gerebek Vaksin di Tengah Pagelaran Wayang Kulit

admin

Gelar Upacara Peringati HUT RI Ke 75, Tiga Pilar Bangun Kemitraan Di Tengah Pandemi

Penulis Kontroversi

Leave a Comment