Image default
Lokal Tematis Nasional

Desa Ngabetan Salurkan JPS Provinsi, Berharap Bisa Ringankan Beban Warga

bebas

Yang kemarin tidak mendapatkan bantuan BLT DD, BST, PKH, nah sekarang mendapatkan bantuan JPS ini, itupun sesuai dengan aturan, tidak boleh double data

Gresik – Kontroversi.or.id : Program jaring pengaman sosial ( JPS ) bersumber dari bantuan Provinsi Jawa Timur tahap I Hari ini digelar.

Kegiatan tersebut berlangsung di balai desa Ngabetan kecamatan Cerme kabupaten Gresik Jawa Timur, Pada Hari Rabu, 24  Juni 2020.

Penyaluran JPS yang berasal dari provinsi, disampaikan langsung oleh kepala desa Ngabetan Taufik senilai 200 ribu kepada salah satu warga, dihadiri Sekcam Cerme Dedi, Danramil Cerme Kapten Mujianto, Babinkamtibmas Brigadir Nano, dan BPD serta LPM.

Ada sekitar 127 kepala keluarga penerima manfaat, yang Terdampak, menghadiri Kegiatan penyaluran JPS Provinsi.

Sekcam Cerme Dedi, menyampaikan, “yang kemarin tidak mendapatkan bantuan BLT DD, BST, PKH, nah sekarang mendapatkan bantuan JPS ini, itupun sesuai dengan aturan, tidak boleh double data”.

Ada sangsi bagi warga yang kedapatan tak  mengunakan masker di tempat umum, akan ada denda adminitratif berupa kegiatan sosial

Ia, menjelaskan, “Perbup Gresik nomor 22 tahun 2020, dipasal 8, ada sangsi bagi warga yang kedapatan tak  mengunakan masker di tempat umum, akan ada denda adminitratif berupa kegiatan sosial, yaitu membersihkan fasilitas umum, atau denda berupa uang 150 ribu”, kata Dedi.

Kepala desa Ngabetan menambahkan,
“melalui bantuan JPS bisa meringankan kehidupan warganya”.

Dan, pihaknya berharap, “bantuan tersebut bisa dimanfaatkan oleh warga, dengan membeli sembako untuk kebutuhan sehari hari”, tutur Taufik. ( arto )

bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

Kapolsek Tikung Berbagi Kepada Warga Terdampak Covid 19

Penulis Kontroversi

Gubernur Jawa Timur Positif Terjangkit Covid-19

Penulis Kontroversi

Gelontorkan BLT Dana Desa

Leave a Comment

bebas