Image default
Lokal Tematis Nasional

Pemdes Raci Wetan Putus Mata Rantai Covid – 19

Pemerintah Desa ( PemDes ) Raci Wetan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, telah melakukan beberapa kali penyemprotan disinfektan untuk memutus rantai penularan covid-19. Dalam kegiatan itu di lakukan bersama elemen masyarakat, dan didampingi Forkopimcam kecamatan bungah dengan titik sasaran, fasilitas umum, balai desa, masjid, musholla, sekolah, dan seluruh rumah warga

Kontroversi.or.id – Gresik – Seperti yang kita ketahui bahwa wabah virus Corona atau di sebut dengan Covid-19 saat ini sudah menyebar di berbagai negara di belahan dunia tanpa terkecuali Indonesia. Organisasi kesehatan dunia (WHO) juga sudah menetapkan bahwa wabah virus Corona ini sebagi pendemik global yang harus diselesaikan bersama-sama karena sudah meluas di berbagai negara.

“Pemerintah Desa ( PemDes ) Raci Wetan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, telah melakukan beberapa kali penyemprotan disinfektan untuk memutus rantai penularan covid-19. Dalam kegiatan itu di lakukan bersama elemen masyarakat, dan didampingi Forkopimcam kecamatan bungah dengan titik sasaran, fasilitas umum, balai desa, masjid, musholla, sekolah, dan seluruh rumah warga”, ujar Drs. Moh. Shodiqin.M.Pd Kepala Desa Raci Wetan kepada media. Selasa (21/04/2020).

“Kami juga telah membagikan masker ke rumah – rumah warga. Pihak pemdes juga telah menghimbau kepada seluruh warga untuk selalu jaga pola hidup sehat, jaga kebersihan, cuci tangan dengan sabun, keluar wajib pakai masker dan makan makanan yang mengandung banyak vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita”.

Shodiqin menambahkan, “Mengingat sebentar lagi memasuki bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri, kami pihak pemdes akan semakin perketat penjagaan untuk mengantisipasi para pemudik yang pulang ke desa. Harus melapor ke pihak pemdes karena ini demi keamanan warga desa”, imbuhnya.

“Setiap pemudik yang pulang ke desa harus wajib lapor dan di periksa ke puskesmas terlebih dahulu. Setelah di cek oleh petugas kesehatan dan di nyatakan benar – benar aman tidak terpapar virus covid – 19 baru boleh masuk desa dan harus mengikuti aturan yang telah di buat oleh pemerintah”. jelasnya.

Shodiqin berharap, “semoga wabah covid – 19 yang telah melumpuhkan seluruh aspek kehidupan baik dari segi sosial dan ekonomi segera hilang, dan di dalam bulan puasa kita semua bisa beribadah dengan normal seperti biasanya”, harapnya. (Dwi)


There is no ads to display, Please add some

Related posts

BPN GresikĀ  Gencarkan Percepatan Program PTSL di 58 Desa

admin

Menjelang akhir Tahun : Bupati Sambari Berpesan Kepada Pemimpin Baru Meneruskan Program yang Baik

Penulis Kontroversi

Sekitar 40 ASN Mendapatkan Vaksinasi Di Puskesmas Balongpanggang Gresik

Penulis Kontroversi

Leave a Comment