Image default
Berita Utama

Kisah Sukses Putri Tanjung

Di usia 15 tahun itu Putri akhinya mendirikan Creativepreneur sebuah event organizer yang khusus menyebarkan virus entreprneurship ke seluruh Indonesia dan Acaranya dikemas dengan gaya kekinian yang bisa menarik anak-anak muda

Jakarta – Presiden Joko Widodo hari ini mengumumkan 7 staf khusus milenial untuk mengawalnya di periode 2019-2024. Salah satunya adalah Putri Indah Tanjung, yang baru berusia 23 tahun.

Jokowi sendiri kaget saat mengenalkan Putri Tanjung sebagai staf khususnya ke publik, ia baru mengetahui bahwa Putri berusia masih 23 tahun.

“Umur masih muda, 23 tahun. Saya juga kaget masih 23 tahun. Ini jebolan sarjana academy of art San Fransisco”, papar Jokowi. (21/11/2019)

“Kita sering dengar kiprahnya, Founder dan CEO Creativepreneur”, imbuh Jokowi.

Putri Tanjung pun mengapresiasi putusan Jokowi untuk memilihnya menjadi staf khusus presiden. “Terima kasih Pak Jokowi, sudah mempercayai saya untuk jadi staf khusus di umur 23 tahun ini, Pak. Jadi memang saya dari umur 15 tahun sudah berkarya sendiri. Mencoba untuk independen”, kata Putri.

Motivasi Putri menjadi pribadi yang independen tak lepas dari tekanan publik yang selalu mengaitkannya dengan sang ayah, yakni pengusaha ternama Chairul Tanjung.

“Akhirnya saya mau mencoba, saya bisa apa si sebenarnya?”.

Di usia 15 tahun itu, Putri akhinya mendirikan Creativepreneur, sebuah event organizer yang khusus menyebarkan virus entreprneurship ke seluruh Indonesia. Acaranya dikemas dengan gaya kekinian yang bisa menarik anak-anak muda.

“Karena saya percaya Indonesia butuh lebih banyak lagi anak muda kreatif, dan punya mindset entrepneurship. Lebih banyak pengusaha muda, pasti masalah-masalah di Indonesia lebih banyak solusinya.”

Selain creativepreneuer, Putri juga CEO dari Kreavi yakni platform untuk menampung pekerja kreatif yang saat ini sudah memiliki 55 ribu pegiat yang aktif.

“Saya selalu percaya potensi ekonomi kreatif di Indonesia sangat luar biasa, apalagi di era digital ini, itulah dibutuhkan anak-anak muda”. (Isa)


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Target 157.500 unit program FLPP tahun 2021 di Tengah Pandemi Corona

Penulis Kontroversi

Kuatkan Pengelolaan Digital Payment, DJPb Adakan Sharing Session dengan Department of Treasury AS

admin

Kontroversi Bocornya Data BPJS Kesehatan

Penulis Kontroversi

Leave a Comment