Image default
  • Home
  • Peristiwa
  • Warga Desa Dapet Ngeluruk Balai Desa Menanti Keadilan
Peristiwa Politik & Pemerintahan

Warga Desa Dapet Ngeluruk Balai Desa Menanti Keadilan








Saya belum mendapat laporan kejadian tersebut secara lengkap, kami masih menunggu laporan dari Kepala Desa 

Gresik – Kontroversi.or.id : Aksi tak terpuji dilakukan oleh oknum perangkat desa berinisial AP, digerebek oleh warga dusun sugih waras desa dapet kecamatan Balongpanggang kabupaten Gresik, Kamis 17/10/2019 dini hari.

Awal mula warga mencium gelagat perangkat desa, saat ini menjabat sebagai kasi kesra, berinisial AP masuk kerumah perempuan berstatus suami orang berinisial L pada pukul 22:00 wib, saksi mata melihat kejadian tersebut, setelah melihat AP masuk kerumah L, saksi memanggil warga dan melaporkan ke RT , usai mendengar laporan warga, ketua RT bersama warganya kemudian mendatangi rumah L dan berkumpul di depan rumah L.

Tepat pukul 01:00 WIB warga mendapati keduanya di dalam rumah, pasangan bukan suami isteri berinisial AP dan L dibawah ke rumah PJ kepala dusun Sugiwaras Sugiarjo, disana sudah ada kades Dapet Siswadi, Carik, anggota BPD, namun usaha menyelesaikan persoalan asusila tertunda, dikarenakan suaminya L tidak berada dirumah, dikarenakan kerja di Driyorejo shift malam. akhirnya ditunda esok hari.

Diduga pelaku AP acap kali anjangsana kerumah L di saat suaminya kerja shift malam, dan pelaku memanfaatkannya, di saat situasi kampung agak sepi dan masuk lewat pintu belakang rumah.

Tepat hari Kamis 17/10/2019, pukul 13:00 WIB, upaya musyawarah di balai desa dapet kandas kembali, karena kepala desa Siswadi ada tugas ke Pemda Gresik, akhirnya pertemuan penyelesaian persoalan asusila tertunda esok pada hari Jum’at 18/10/2019, pukul 08:00 WIB.

Melalui kepolo Yupi, “Saya menyampaikan pesan permohonan maaf, bahwa rapat hari ini (Jum’at 18/10/2019) ditunda, mengingat orang tua kepala desa dapet Siswadi meninggal dunia, dia juga berharap warga memahami situasi ini”, tuturnya

Arief suami L, di depan awak media, menyampaikan, ” Saya minta pelaku dihukum seadil adilnya sesuai hukum yang berlaku”, ungkapnya

Warga angkat bicara saat menggelar aksi demo depan balai desa dapet, “Warga mendesak, kasi kesra inisial AP mundur dari jabatannya”, pungkas imam Syafi’i warga Dusun Kedungdowo

Lain halnya dengan, Sujono pemuda karangtaruna dusun Sugihwaras, dia meminta, “pelaku harus ditindak tegas seadil adilnya, karena perbuatannya tak patut dicontoh”, ucapnya

Amin warga dusun sugih waras didepan kerumunan warga. mengatakan, “sebagai orang yang tahu tentang agama. mestinya memberikan contoh yang baik ini malah memberikan contoh tidak terpuji, menurutnya, hukum harus benar benar ditegakkan, dan copot dari jabatannya”, ujarnya

Kepala desa dapet Siswadi, belom bisa dimintai keterangan, karena suasana duka atas meninggalnya mbah Selo, orang tua kepala desa dapet.

Saat bertemu kontroversi.or.id, “pelaku AP memohon maaf atas semua yang ia perbuat”, tuturnya

Kepada kontroversi.or.id camat Balongpanggang M.Yusuf Ansyori, “Saya belum mendapat laporan kejadian tersebut secara lengkap, kami masih menunggu laporan dari kepala desa”, katanya

Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, “pihaknya belom bisa berkomentar banyak tentang kasus yang menimpa perangkat desa, masih menunggu keterangan secara resmi dari desa”, imbuhnya.

Seraya memendam rasa kecewa. warga dusun Sugihwaras desa Dapet berangsur angsur meninggalkan balai desa, sambil menunggu satu dua hari lagi akan di rapatkan kembali, dan mereka akan datang kembali menuntut keadilan. (arto)





























There is no ads to display, Please add some

Related posts

Penjualan hewan kurban Meroket Jelang Idul Adha

admin

Tokoh Amungme Desak Pemerintah Cabut KLH Tailing Freeport

Penulis Kontroversi

Kakek Lansia Nekat Produksi Petasan Dibekuk Polisi

Penulis Kontroversi

Leave a Comment