Image default
Peristiwa Politik & Pemerintahan

8 Inovasi BPPT untuk Antisipasi Gempa

Upaya tersebut harus bisa digalang melalui sinergi dengan berbagai K/L, Pemerintah Daerah dan Industri, sehingga produk-produk teknologi yang dihasilkan dapat diproduksi dengan biaya yang rendah, bersifat massal, memenuhi standar kualitas Industri, dan memiliki keberlangsungan serta ketersediaan yang bersifat permanen

Kontroversi Gedung Anti Gempa: Gempabumi bermagnitudo 7,4 mengguncang Donggala dan menyebabkan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mengembangkan inovasi terkait gempa.

“Ke depan atau bahkan sesegera mungkin, sinergi yang kuat antar berbagai pemangku kepentingan untuk menggunakan teknologi. Teknologi mampu berperan signifikan dalam upaya mengurangi risiko bencana gempa bumi*, kata Sekretaris Utama BPPT yang juga menjadi Plh Kepala BPPT Wimpie Agoeng Nugroho dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/9/2018).

Dalam keterangan tersebut BPPT berpendapat selama ini kita selalu disibukkan dengan upaya penanganan pasca gempa. Sementara itu upaya untuk mengantisipasi dampak gempa masih sangat minim.

BPPT telah memiliki berbagai teknologi yang siap digunakan untuk mengantisipasi bencana gempa bumi serta tsunami. BPPT juga telah mengawali program BUOY InaTEWS untuk peringatan dini tsunami. Setelah itu BPPT terus melakukan kajian gempa di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai milik BPPT di Yogyakarta, serta mengkaji Multi Hazard Early Warning System (MHEWS).

“Upaya tersebut harus bisa digalang melalui sinergi dengan berbagai K/L, Pemerintah Daerah dan Industri, sehingga produk-produk teknologi yang dihasilkan dapat diproduksi dengan biaya yang rendah, bersifat massal, memenuhi standar kualitas Industri, dan memiliki keberlangsungan serta ketersediaan yang bersifat permanen”, papar dia.

Berikut 8 inovasi teknologi yang dikembangkan BPPT untuk mengantisipasi dampak gempa bumi:

1. SIJAGAT, Teknologi Kajian Keandalan Gedung Bertingkat Terhadap Ancaman Gempa Bumi. Teknologi ini digunakan untuk mengukur keandalan sebuah Gedung terhadap ancaman gempa bumi, dan memberikan solusi berupa rekomendasi teknis.

2. SIKUAT, Teknologi Monitoring Gedung Bertingkat Terhadap Bencana Gempa Bumi. Merupakan system monitoring kesehatan Gedung yang dilakukan dengan memasang segera diketahui.

3. Sistem deteksi dan peringatan dini gempa dan tsunami melalui teknologi maju cable base tsunami meter. Merupakan teknologi maju yang dapat memberikan informasi gempa bumi dengan lebih cepat dan akurat, serta mampu mendeteksi adanya tsunami.

4. Rumah Komposit Polimer Tahan Gempa, merupakan solusi Teknologi Rumah Tahan Gempa – BPPT yang menekankan kepada kekuatan bangunan melalui teknologi Polimer dan kecepatan pembangunan.

5. Polintek – Anti seismic Poiymer Technology. Sebuah solusi teknologi yang ditawarkan mitra BPPT, PT Darta, yang mengembangkan teknologi maju di bidang polimer, sebagai bahan tahan goncangan (Anti – Seismic).

6. Teknologi Non Structure Rapid Assessment. Merupakan teknologi berbasis mobile yang merupakan sistim penilaian bagi kesiapan sebuah gedung dalam memberikan keselamatan kepada orang-orang yang berada di dalamnya.

7. Rapid-Timer, Merupakan teknologi hasil kolaborasi BPPT dengan Panasonic Gobel Indonesia, bagi pemetaan cepat pasca gempa bumi, dengan menggunakan teknologi mobile BTS.

8. Berbagai teknologi yang bermanfaat pada kondisi tanggap darurat seperti Biskuit Neo (Biskuit tahan lapar) dan Arsinum (air siap minum). (ZH)


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Warga desa kadung rembug gelar aksi unjuk rasa, menuntut agar BPD di bubarkan.

admin

Polsek Balongpanggang Kawal Ketat Pendistribusian Vaksin Covid-19 Ke Puskesmas

Penulis Kontroversi

Terbuka kemungkinan menteri agama dipanggil sebagai saksi

Penulis Kontroversi

Leave a Comment