Image default
  • Home
  • Hankam
  • Polri Tidak Segan Tindak Tegas Provokator Pemilu
Hankam

Polri Tidak Segan Tindak Tegas Provokator Pemilu

bebas

Kita minta agar tidak ada (hoax dan black campaign). Kita tentu berharap bahwa Pemilu Pilpres 2019 ini berlangsung aman damai. Tidak membawa isu provokatif apalagi black campaign dan lainnya yang mungkin bisa mengganggu yang lain

Kontroversi Pengamanan Pemilu– Hajatan Pilpres 2019 sudah di depan mata. Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden juga telah dibuka. Ada sejumlah hal yang menjadi harapan Polri.

“Kita minta agar tidak ada (hoax dan black campaign). Kita tentu berharap bahwa Pemilu Pilpres 2019 ini berlangsung aman damai. Tidak membawa isu provokatif apalagi black campaign dan lainnya yang mungkin bisa mengganggu yang lain”, kata Tito. (8/8)

“Sudah 20 tahun kita berdemokrasi sejak era reformasi. Oleh karena itu mari kita menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dengan benar,” lanjut Tito.

“Kita mengadakan kontestasi memilih pemimpin dengan cara-cara yang elegan, baik, positif, dan jangan sampai melakukan aksi anarki, jangan menghalalkan segala cara”, sambungnya

Polri berprinsip kalau sampai ada pelanggaran hukum pasti akan dilakukan tindakan tegas. Polri juga melakukan pendekatan agar tidak terjadi pelanggaran hukum.

Pengamanan Capres-Cawapres
Hal lain yang dikatakan Tito adalah pihaknya siap memberikan pengamanan kepada capres-cawapres apabila dibutuhkan.

“Kita normatif seperti yang lalu SOP-nya kalau KPU (minta) akan kita amankan kemudian kalau nanti paslon sudah ditentukan oleh KPU maka kami akan menawarkan memberikan pengawalan pada mereka,” sambungnya.

Andai tawaran Polri itu diterima maka Polri akan melakukan pengawalan secara profesional.

Sementara itu Karo Penmas Polri Brigjen M Iqbal mengaku jika hingga kini belum ada lagi capres atau cawapres yang mengurus Surat Catatan Keterangan Kepolisian (SKCK).

Hingga kini hanya Prabowo Subianto yang diketahui telah mengurus SKCK sebagai syarat maju capres.

“Belum ada (lagi). Gak lama ngurusnya. Bukan one day service tapi secepatnya. One hour service lah. Bukan hanya capres, tapi untuk masyatakat juga”,  katanya.

Memang secara kuantitif pemohon SKCK untuk legislatif sempat melonjak beberapa saat lalu sehingga butuh waktu.

“Yang mengajukan SKCK legislatif banyak sehingga butuh waktu”, imbuhnya. (penmas)

bebas

There is no ads to display, Please add some

Related posts

Purnawirasan diingatkan jangan libatkan prajurit aktif ke politik praktis

Penulis Kontroversi

Fayakhun Hadapi Vonis Pengadilan Tipikor

Penulis Kontroversi

KPK Panggil 4 Anggota Polri sebagai Saksi Kasus Suap Eddy Sindoro

Penulis Kontroversi

Leave a Comment

bebas