Image default
  • Home
  • Ekonomi
  • SMF Salurkan Pinjaman Rp. 4,3 Triliun Pada Semester Satu 2018
Ekonomi

SMF Salurkan Pinjaman Rp. 4,3 Triliun Pada Semester Satu 2018

Akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari 2006 hingga 30 Juni 2018 mencapai sebesar Rp. 41,97 Triliun yang terdiri dari pembiayaan sebesar Rp. 31,82 Triliun, dan sekuritisasi sebesar Rp. 10,15 Triliun

Kontroversi Pembiayaan Perumahan: PT Sarana Multigriya Finansial Persero (SMF Persero) telah menyalurkan pinjaman kepada penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar Rp. 4,3 Triliun sepanjang semester I-2018 atau 45,22 persen dari target hingga akhir 2018.

Melalui siaran pers SMF juga mencatatkan pendapatan semester I-2018 mencapai Rp621 miliar atau naik 8,00 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp575 miliar.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan pihaknya gencar melakukan penetrasi ke berbagai institusi penyalur KPR khususnya bank pembangunan daerah (BPD) seluruh Indonesia sepanjang semester I-2018, dengan tujuan untuk meningkatkan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat di berbagai daerah. Hingga saat ini SMF telah memberikan pinjaman kepada 26 bank, baik bank umum, bank syariah, BPD maupun perusahaan pembiayaan.

Per 6 Juni 2018 SMF telah melanyalurkan dana pembiayaan KPR kepada Bank BJB Rp. 1,5 Triliun. Ananta berharap pembiayaan perumahan di daerah dapat lebih terdorong secara optimal sehingga kebutuhan perumahan dapat terpenuhi.

Secara kumulatif total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari 2006 hingga 30 Juni 2018 mencapai sebesar Rp. 41,97 Triliun yang terdiri dari pembiayaan sebesar Rp. 31,82 Triliun, dan sekuritisasi sebesar Rp. 10,15 Triliun.

Angka tersebut meningkat 28,58 persen dari posisi 30 Juni 2017 sebesar Rp. 32,64 Triliun. Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 721.736 debitur KPR yang tediri dari 70 persen pembiayan dan 30 persen sekuritisasi.

Membangun Sampai Dengan Mengembangkan
SMF merupakan BUMN yang didirikan pada 2005 untuk membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan dengan kontribusi menyediakan dana menengah panjang bagi pembiayaan perumahan melalui kegiatan sekuritisasi, dan pembiayaan.

Fokus SMF pada tahun 2018 adalah memperkuat perannya sebagai “fiscal tools” pemerintah untuk menurunkan beban pelaksanaan program KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. (sry)


There is no ads to display, Please add some

Related posts

Perlu kemauan keras untuk kembalikan kejayaan rempah Indonesia

Penulis Kontroversi

Raperda Inisiatif DPRD, Jamin Investor

Penulis Kontroversi

Juri Internasional Kagum Dengan Kopi Arabika Gayo

Penulis Kontroversi

Leave a Comment